Dec 15, 2001

Sistem transportasi Sungai Singapura pertengahan 2002

14 Desember 2001 - Untuk pertama kalinya Singapura akan meluncurkan sistem transportasi sungai yang terintegrasi dengan ditunjuknya dua perusahaan yaitu Singapore River Cruises & Leisure Pte Ltd, dan Singapore Explorer Pte Ltd.

Sistem transportasi sungai yang dijadwalkan dapat digunakan mulai pertengahan 2002, merupakan sebuah alternatif transportasi untuk perjalanan sepanjang sungai Singapura. Selain akan menambah arus trafik, sistem transportasi ini akan membawa banyak kegiatan ke kawasan distrik sungai Singapura.

Sistem transportasi ini merupakan bagian dari rencana besar untuk kemudahan dan pemberdayaan distrik yang penting ini. Rencana ini dikoordinasi oleh Singapore Tourism Board (STB). Kepala STB Yeo Khee Leng menyatakan: "Sistem baru ini akan memberi alternatif transportasi untuk rakyat Singapura serta para wisatawan." "Bertambahnya mobilitas dan akses ini, dan dengan adanya kegiatan tahunan calendar event yang menarik, diharapkan arus trafik akan bertambah dan kegiatan bisnis akan menjadi lebih hidup di sepanjang sungai Singapura. Kami berharap untuk menghidupkan suasana sungai Singapura yang bersejarah ini dan untuk menjadi tempat tujuan wisata yang unggul."

Layanan transportasi sungai ini akan beroperasi di sepanjang sungai Singapura dari Kim Seng ke New Merlion Park, dan dari masing masing kedua tepi sungai Singapura tersebut. Kedua perusahaan yang ditunjuk akan memperkenalkan fitur baru untuk transportasi ini: custom-made, dengan AC, langit-langit yang terbuat dari gelas kaca. Sejumlah boat ini akan merupakan tambahan dari armada bumboat dan sampan yang sudah ada,

Rangkaian layanan yang tersedia termasuk: loop hop-on dan hop-off (loncat masuk dan loncat keluar), layanan express yang akan membawa penumpang ke tempat-tempat hiburan; layanan taksi yang membawa penumpang ke tempat pilihan masing-masing; layanan sightseeing dengan panduan narasi; dan *layanan sajian makanan dan minuman (*akan dimulai pada bulan Desember 2002). Sejumlah boat yang di rancang dengan langit-langit yang terbuat dari gelas kaca akan dipakai untuk layanan express dan loop services.

Kedua perusahaan yang mengelola sistem transportasi ini akan memberikan layanan yang sama. Singapore River Cruises & Leisure Pte Ltd melayani rute A, sementara Singapore Explorer melayani rute B. Layanan disediakan untuk beroperasi secara regular dari pukul 8 pagi hingga pukul 11.30 malam. Harga yang dikenakan dimulai dari 2 dollar Singapura. Untuk layanan sightseeing dapat dikombinasikan dengan wisata jalan kaki.

Selain sarana transportasi, menjelang akhir tahun depan, akan disediakan paket wisata khusus: paket wisata pesiar sightseeing yang juga akan menyajikan makanan dan minuman seperti: sarapan gourmet, makan siang, makan malam, dan sajian eksotis seperti sunset champagne dan wine. Dalam rencana juga sedang disiapkan paket yang bertema khusus untuk acara-acara spesial seperti: perkawinan, ulang tahun, pub-crawling dan lain-lain.

Layanan sistem transportasi yang terintegrasi ini merupakan sebuah revolusi baru baik untuk rakyat Singapura maupun untuk wisatawan. Untuk kemudahan akses, sebanyak 18 landing point (tempat mendarat) sepanjang sungai dibangun. Disetiap landing point, akan tersedia kiosk tiket, yang juga dapat dimanfaatkan untuk menjual minuman, cindera mata, buku panduan, majalah dan koran. Sambil menunggu, para penumpang dapat mencari informasi di landing point.

Kedua perusahaan yang akan mengoperasikan sistem transportasi ini akan bekerja sama dengan STB, agen pemerintah yang lain dan para anggota Singapore River Business Association demi untuk memberikan alternatif transportasi yang aman dan nyaman buat para penumpang.

Nov 8, 2001

Givenchy & Nokia gelar paket promosi

Jakarta, 7 November 2001 - Butik Givenchy bermitra dengan Erafone akan menggelar paket promosi mulai 6 Desember 2001 hingga 28 Februari 2002. Setiap pembeli handphone Nokia 8850 di seluruh gerai Erafone akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp 300.000,- dari Givenchy. "Kami memilih bermitra dengan merk Nokia karena citra positipnya yang menancap kuat di benak masyarakat dan juga keunggulan teknologinya," ucap Judith I. Elisabeth, Brand Manager Givenchy. "Selain itu, Givenchy dan Nokia adalah merk ternama yang sudah mengglobal," tambahnya.

Selain itu, Givenchy juga akan menggelar acara "big sale" dari 24 November hingga 2 Desember mendatang, dengan prosentase diskon yang beragam. Bahkan untuk koleksi-koleksi tertentu, dipasang diskon hingga 70%. Langkah cuci gudang (stock clearance) dari Givenchy ini, menurut Judith adalah untuk menyambut Hari Lebaran yang akan segera tiba. "Kami sekadar merujuk pada kekhasan pasar di Indonesia yang mayoritas beragama Islam, dimana menjelang Lebaran permintaan akan busana dan aksesorisnya selalu meningkat pesat," tutur Judith.

Sebagai catatan, Givenchy membuka butik perdananya di Indonesia pada 19 Oktober lalu, dengan mengambil lokasi di Plaza Senayan Jakarta. Givenchy yang dikelola oleh LVMH (Louis Vuitton Moet Hennessy) dari Perancis menunjuk PT. Trimex Sarana Trisula (Trimex), anak perusahaan dari Trisula Corporation, untuk memasarkan label ini di Indonesia.

Sebagai langkah awal, butik Givenchy ini hanya menjual aneka busana dan aksesoris khusus untuk pria yang mendambakan busana bergaya Perancis yang elegan dan mewah. Sedangkan di masa mendatang, tidak menutup kemungkinan memajang busana untuk kaum perempuan.


Ciri khas Pria Givenchy adalah berpenampilan klasik dengan cara berpikir modern yang menghargai rancangan penuh gaya dengan pilihan kain berkualitas. Nama Givenchy telah dikenal masyarakat luas untuk pemakaian kain berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan ketrampilan turun temurun untuk menciptakan busana berpenampilan modern dan rasa nyaman saat dikenakan. Rasakan sentuhan kemewahan dan jahitan yang sempurna di butik Givenchy!


Dipersiapkan oleh Bizzcomm

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Judith I. Elisabeth
Brand Manager Givenchy (PT. Trimex Sarana Trisula)
Telp. : (021) 380-8311
Fax : (021) 380-8322
E-mail : judith@trisula.co.id
Website Givenchy: www.givenchy.com
Website Trisula Corporation: www.trisula.com

Radityo Djadjoeri
Bizzcomm!
Telefax: (021) 7981207
H.P.: 0817 9802250
E-mail: bizzcomm@lycos.com

Oct 25, 2001

Butik Givenchy kini hadir di Indonesia

Jakarta, 25 Oktober 2001 - Bertepatan dengan pembukaan akbar butik Givenchy di Plaza Senayan Jakarta pada hari Jumat, 19 Oktober lalu, digelar koleksi busana pria untuk musim gugur-musim dingin 2001, diperagakan oleh para model dari Look Models, Inc. Pada persembahan koleksi kali ini, Givenchy telah berhasil memadukan ide-ide klasik dengan gaya dan selera masa kini. "Koleksi ini amat cocok buat kaum pria yang hendak bepergian ke negeri empat musim," tutur Utjang Lautan, Marketing Manager PT. Trimex Sarana Trisula (Trimex).

Trimex yang anak perusahaan dari Trisula Corporation ditunjuk oleh LVMH (Louis Vuitton Moet Hennessy) dari Perancis untuk memasarkan busana berlabel Givenchy di Indonesia. "Dengan hadirnya butik Givenchy disini, para pecinta busana berkualitas tak perlu jauh-jauh terbang ke mancanegara untuk mendapatkan koleksi terbaru kami," tambahnya.

Menurut Utjang, Givenchy membidik selera kaum pria matang yang mendambakan busana bergaya Perancis yang elegan dan mewah, dengan target pasar untuk pria berusia antara 40 sampai dengan 60 tahun.

Dipersiapkan oleh Bizzcomm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Radityo Djadjoeri
Bizzcomm!
Telefax : (021) 790-2806
H.P. : 0817 9802250
Email : bizzcomm@lycos.com


Website Givenchy: www.givenchy.com
Website Trisula Corporation: www.trisula.com

Oct 19, 2001

Givenchy kini hadir di Indonesia, persembahkan koleksi busana pria untuk Musim Gugur-Musim Dingin 2001

Jakarta, 19 Oktober 2001 - Pada hari ini, Givenchy secara resmi membuka butik yang berlokasi di Plaza Senayan, Jakarta. Ini adalah butik Givenchy yang perdana di Indonesia. Givenchy yang dikelola oleh LVMH (Louis Vuitton Moet Hennessy) menunjuk PT. Trimex Sarana Trisula (Trimex), anak perusahaan dari Trisula Corporation, untuk memasarkan label ini di Indonesia.

Bertepatan dengan pembukaan akbar (grand opening) butik ini, digelar koleksi busana musim gugur-musim dingin 2001. Tradisi rumah mode Givenchy dalam menyeimbangkan antara cita rasa Perancis klasik dan zaman modern diteruskan oleh tim dari Givenchy Homme dengan mempersembahkan koleksi terbarunya untuk musim gugur-musim dingin 2001. Koleksi ini memiliki daya tarik modern, digabungkan dengan penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi dan jahitan tradisional. Koleksi ini ditujukan untuk kaum pria yang mendambakan busana bergaya Perancis yang elegan dan mewah.

Givenchy Homme dipersembahkan untuk kaum pria dengan penghargaan setinggi-tingginya pada cita rasa dan gaya pribadi. Pada koleksi yang diluncurkan musim ini, Givenchy Homme menggunakan kain berkualitas prima, dengan rancangan yang bergaya dan sekaligus nyaman, membuat koleksi tersebut nampak praktis dan bergaya masa kini (fashionable).





Tiap setelan pakaian tersusun dari beragam kain dan rangkaian pola untuk dikenakan pada kesempatan yang berbeda. Sebuah setelan berbahan wool super 150S warna abu-abu antrasit dengan garis-garis halus Bordeaux sangatlah cocok untuk busana ke kantor. Pemakaian celana panjang yang sesuai menambah sentuhan modern.

Pada persembahan koleksi kali ini, Givenchy Homme telah berhasil memadukan ide-ide klasik dengan gaya dan selera masa kini. Sebuah mantel berpola Herringbone yang terbuat dari kain wol abu-abu dan cashmere menyemburatkan kenangan masa lalu akan penampilan pria di era 50-an. Inilah sebuah sensasi retro di masa kini.

Penggunaan detail yang halus membuat rancangan pakaian koleksi terbaru dari Givenchy ini nampak trendy dan mewah. Penanda berupa logo "4G" tersemat pada dasi, baju, polo shirt yang terbuat dari kain sutera dan sweater. Busana rajutan juga merupakan bagian penting dalam koleksi yang diluncurkan kali ini. Pullover dan turtleneck sweater berbahan cashmere, wool atau bahan sutera yang dipadukan dengan cashmere amatlah serasi dipasangkan dengan pantalan berbahan wool, beludru dan kulit. Mau berkesan simpel? Padukan saja dengan celana jeans. Pakaian yang terbuat dari bahan rajutan juga nampak serasi dipadukan dengan jaket beludru untuk memberi kesan lebih kasual. Tinggal kenakan saja mantel saat kita hendak bepergian atau berlibur di akhir pekan.

Pada koleksi dua musim ini, biru dan burgundy adalah dua tema warna yang mendominasi. Palet kebiruan menjadi warna favorit rumah mode Givenchy sepanjang waktu. Warna yang lembut dan menawan digunakan pada rancangan Givenchy untuk musim gugur dan musim dingin kali ini, dari mulai jaket beludru warna biru laut hingga sweater dua lapis berbahan cashmere warna baby blue. Warna burgundy yang elegan dipadu dengan tones warna yang berbeda - abu-abu dan coklat - kian menambah sentuhan yang menawan.



Ciri khas pria Givenchy adalah berpenampilan klasik dengan cara berpikir modern yang menghargai rancangan penuh gaya dengan pilihan kain terbaik. Nama Givenchy telah dikenal masyarakat luas untuk pemakaian kain berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan ketrampilan turun temurun untuk menciptakan busana berpenampilan modern dan rasa nyaman saat dikenakan. Rasakan sentuhan kemewahan dan jahitan yang sempurna di Givenchy pada musim dingin ini!

Dipersiapkan oleh BizzComm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Judith I. Elisabeth
Ass. Brand Manager PT. Trimex Sarana Trisula
Telp. : (021) 380-8311
Fax : (021) 380-8322
E-mail : judith@trisula.co.id
Website : www.givenchy.com

Sep 5, 2001

Pasar Wisata Indonesia 2001: Jumpai seluruh Indonesia di bawah satu atap

Jakarta, 5 September 2001 - Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) Pontjo Sutowo pada acara jumpa pers mengumumkan akan berlangsungnya acara tahunan Pasar Wisata Indonesia (Tourism Indonesia Mart & Expo/TIME) yang ke delapan di Balai Sidang Jakarta (Jakarta Convention Center/JCC) dari tanggal 11 hingga 15 September 2001.

"Sebagai 'trade mark' kepariwisataan Indonesia, TIME menjadi arena untuk menampilkan keanekaragaman produk-produk wisata unggulan Indonesia kepada dunia luar, yang setiap tahun produk tertentu akan ditonjolkan dan tahun 2001 ini bertemakan wisata petualangan ('adventure')", kata Pontjo Sutowo.

Untuk mendukung tema "Adventure Tourism: Uniquely Indonesian" ("Wisata Petualangan: Khas Indonesia"), pada tanggal 12 September 2001 untuk para delegasi akan diadakan Diskusi Panel dengan fokus Adventure & Marine. Dalam Diskusi Panel akan dibahas peluang bisnis ataupun prospek untuk membuat paket wisata eco-adventure dan membicarakan produk dan pelayanan pemakaian kapal tradisional, non-tradisional. Para pembicara yang akan hadir: dari Departemen Kehutanan: S. Sekartjakrarini, spesialis eco-tourism planning; Wardhono Saleh, President Direktur Taman Nasional Ujung Kulon, dari industri kelautan: William Robin Engel dari SongLine Cruises of Indonesia, Safri Baharuddin dari Departemen Kelautan, Horst Liebner dari Universitas Hasanuddin, dan Guido Brink, Dick Bergsma, Steve dari OPWAL dan Lawrence Blair penulis "Ring of Fire".

TIME 2001 ini selain merupakan ajang pertemuan antara buyer dengan seller bertujuan untuk mempromosikan seluruh Indonesia di bawah satu atap: "Meet All of Indonesia Under One Roof" kepada para potensial buyer dari seluruh dunia yang tertarik pada pariwisata di Indonesia. Yang telah mendaftar sebagai peserta buyer TIME 2001 datang dari: Australia, Belgia, Kanada, Hong Kong, Hungaria, India, Indonesia, Korea,

Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Rusia, Arab Saudi, Singapura, Swiss, Belanda, Amerika Serikat, UK. Jumlah buyer sampai hari ini tercatat: 96 delegasi dari 20 negara.

Profil para seller TIME 2001 ini adalah pelaku bisnis yang beroperasi di seluruh daerah di Indonesia yang menawarkan produk dan layanan wisata dari penerbangan, kota tujuan, tempat wisata, paket wisata adventure, paket penerbangan, paket pelayaran, paket bisnis travel, organizer untuk convention/conference/exhibition, corporate travel, penginapan di hotel, dan banyak lagi, terutama produk dan layanan yang mendukung pariwisata dan dunia travel. Jumlah seller yang telah terdaftar: 168 delegasi dari 15 propinsi.

Meity Robot, Ketua Panitia Penyelenggara TIME 2001 mengatakan: "Memang dalam waktu dekat, bulan Januari 2002 nanti, telah dijadwalkan acara kegiatan ASEAN Tourism Forum (ATF) di Yogyakarta, namun saya percaya bahwa acara tahunan TIME ini tetap penting untuk diadakan."

Meity menambahkan: "Dalam keadaan ekonomi yang belum memulih ini, Panitia Penyelenggara PWI 2001 telah memutuskan untuk melakukan penyesuaian biaya pendaftaran dan sewa stand, sehingga para seller kami kenakan biaya yang relatif rendah dan dalam mata uang rupiah."

Setelah para delegasi mendaftar pada tanggal 11 September 2001, TIME akan dimulai dengan tur dalam kota: Tur Belanja di Mangga Dua, dan dilanjutkan dengan penjadwalan pertemuan antara buyer dengan seller, dan acara resepsi "Selamat Datang" pada tanggal 12 September 2001 yang dijamu oleh Gubernur DKI Jakarta.

Bersamaan dengan berjalannya pertemuan antara buyer dan seller (travel mart), PWI 2001 juga menggelar expo (pameran) untuk produk atau jasa layanan yang berhubungan dengan dunia travel.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, TIME yang diselenggarakan oleh BPPI ini didukung sepenuhnya oleh sponsor utama: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah DKI Jakarta, Garuda Indonesia dan Pacto Convex (PCO). Pihak sponsor lain yang memberi dukungan terhadap TIME 2001 ini antara lain: Jakarta Convention Center (Balai Sidang Jakarta), Singapore Airlines, Merpati Nusantara Airlines, Pelita Air Service, Cathay Pacific, KLM, Qantas, Emirates, Air India, Jakarta International Hotel Association, The Regent Jakarta, Choice Hotels International, Aerowisata, Aston Hotel, Acacia Hotel, Standard Chartered Bank, dll.

TIME 2001 telah menyiapkan tur untuk para buyer serta pers internasional yang diundang ke berbagai tempat wisata di Indonesia.

==#==

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
* Situs TIME 2001: www.pasarwisata.com
* Andi A. Rusli, Project Manager TIME 2001, Pacto Convex Ltd., tel. 570 5800; fax. 570 4855, 570 5798
* Ida Bayuni, Koordinator untuk Pers Nasional TIME 2001, BW Communications, tel. 527 3633-35 ext. 126; fax. 527 3633-35 ext. 109, hp. 0816 780 72531


Aug 16, 2001

Popeyes hadir di Surabaya, siap menggoyang lidah masyarakat Kota Buaya!

Surabaya, 16 Juli 2001 - Setelah sukses mengoperasikan 10 gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Depok dan Tangerang, kini masyarakat Kota Buaya dapat menikmati hidangan khas yang disajikan oleh Popeyes Chicken & Seafood, sebuah resto cepat saji (quick service restaurant) asal AS. Pasalnya, Popeyes membuka gerai baru yang berlokasi di Plaza Tunjungan III lantai 5, Surabaya.

Menurut rencana, pembukaan perdana resto Popeyes di Surabaya ini akan berlangsung pada hari Sabtu, 28 Juli mendatang. Acara pembukaan dimeriahkan oleh hiburan antara lain Pop Jazz a la Mardigras dan Pop Band, foto bersama si genit Olive & Popeye sang pelaut serta "pesta kejutan" berupa pembagian hadiah yang menarik khusus buat para pengunjung resto.

Popeyes menyajikan puluhan jenis masakan Cajun khas New Orleans yang bakal menggoyang lidah masyarakat kota Surabaya. Resep masakan Cajun yang lezat dan bergizi telah berusia lebih dari 200 tahun lamanya, tumbuh dan berkembang di kota New Orleans -yang dijuluki The Queen of Mississippi - hasil percampuran menu masakan Perancis, Spanyol dan komunitas kulit hitam asal Afrika yang pada masa lalu dikapalkan ke Daratan Amerika sebagai budak belian. Pendatang asal Perancis yang bahu membahu mendirikan kota New Orleans, memadukan menu masakan sehari-harinya dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tersedia di kawasan itu. Dari hasil pertautan budaya yang kental itu, terciptalah masakan Cajun yang khas dengan cita rasa yang lezat dan menantang.

Dengan dibukanya gerai Popeyes di Surabaya, diharapkan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Kota Pahlawan untuk menikmati sajian hidangan dengan cita rasa yang berbeda dibanding beberapa resto siap saji yang telah ada sebelumnya. Gerai baru Popeyes yang didukung sebanyak 30 karyawan ini dikelola oleh PT. Popindo Selera Prima (Popindo) selaku pemegang lisensi tunggal untuk wilayah Indonesia. "Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat kota Surabaya sebuah resto dengan penampilan yang trendy dan sajian aneka ragam hidangan yang tiada duanya dengan cita rasa yang mantap," tutur Benny Hadisurjo, Presiden Direktur Popindo.

"Kami punya keyakinan bahwa masakan Cajun akan diminati masyarakat kota Surabaya karena cita rasanya sesuai dengan lidah kita," tambahnya. Menurut Benny, kota Surabaya dipilih karena keunikan gaya hidup masyarakatnya yang ulet, dinamis dan didukung keaneka ragaman etnis, yang tak ragu untuk mencicipi makanan bercita rasa internasional tanpa melupakan masakan tradisional khas Jawa Timur. Pengusaha muda yang meraih gelar MBA dari Boston College, AS ini menghadirkan resto Popeyes di Indonesia dengan konsep yang unik dan sajian makanan yang berkualitas. Tentu saja, tujuannya tak lain untuk menghadapi pesaing lainnya yang sudah lebih dulu berkutat dalam bisnis resto waralaba di Indonesia.

Menu andalan yang tersaji di Popeyes adalah ayam goreng dengan pilihan rasa mild (cukup pedas) atau spicy (pedas), chicken & fish sandwich, chicken breast strips dan popcorn shrimp. Selain sajian hidangan utama yang bahan dasarnya ayam, ikan laut dan udang, Popeyes juga menyediakan kentang goreng, mashed potatoes, red beans, nasi putih dan biskuit - semuanya diolah khas Cajun. Usai bersantap, silakan coba Bread Pudding, hidangan pencuci mulut (dessert) yang hanya ada di Popeyes. Rasanya? Wow, sungguh susah terlupakan, sesuai dengan slogan Popeyes: Soal rasa berani diadu!

Selain itu, Popeyes juga menyediakan banyak pilihan paket Combo dan Kids Combo khusus buat anak-anak - terdiri dari Popeyes Pack dan Olive Oyl Pack. Sajian menu yang lengkap ini jelas memberikan keleluasaan bagi para pengunjung untuk memilih makanan yang sesuai dengan selera masing-masing. Makanan yang tersaji di Popeyes cara pengolahannya berbeda dengan quick service restaurant lainnya. "Seluruh makanan diolah sesuai dengan tradisi masakan Cajun yang terbuat dari bahan-bahan segar, bumbu-bumbu pilihan yang halal dan dedikasi untuk mencapai kelezatan," ungkap Benny. "Kami juga melayani pelanggan dengan cepat, keunggulan pada cita rasa masakan yang sesuai dengan lidah kita dan tentu saja dengan harga yang terjangkau," tambahnya.

Sedangkan keunggulan cita rasa ayam goreng Popeyes adalah pada cara pengolahan. Untuk sajian ayam goreng misalnya, daging ayam segar dipotong hanya menjadi 8 bagian, lalu dimarinasi dengan bumbu Cajun yang spesial. Hasilnya, potongan ayam berukuran lebih besar dan rasa bumbunya betul-betul meresap sampai ke dalam, tak hanya di bagian luarnya saja. Love that chicken!

Bisnis Popindo yang mulai beroperasi sejak Januari 2000 lalu, dirintis dan dikembangkan oleh pasangan Benny Hadisurjo dan Arianti Darmawan, didukung oleh tim manajemen yang profesional. "Untuk saat ini, kami akan berkonsentrasi penuh dalam bisnis makanan cepat saji," tutur Benny. Alasannya memilih lini bisnis tersebut, ia mengungkapkan bahwa usaha dalam bidang restaurant memiliki pangsa pasar yang sangat luas.

Sedangkan Popeyes adalah jaringan resto waralaba kelas dunia yang pertama kali memperkenalkan menu dengan cita rasa khas New Orleans, Lousiana, mengingat gerai pertama Popeyes yang dibuka pada 1972 berlokasi di kota itu. Popeyes Chicken & Seafood yang menjadi bagian dari jaringan bisnis AFC Enterprises kini juga mengoperasikan Popeyes Cajun Kitchen dan Popeyes Cajun Café.

Kini jaringan Popeyes kian berkembang, dengan jumlah resto saat ini tercatat hampir 1.500 gerai yang tersebar di 21 negara. Atas prestasinya tersebut, Popeyes pada tahun ini menempati peringkat kedua sebagai jaringan resto ayam goreng siap saji terbesar kedua di dunia dalam hal nilai penjualan. Popeyes juga berhasil meraih penghargaan The Restaurant and Institutions Choice untuk Chain Gold Award for Customer, International Developers Award serta anugerah The Restaurant News Menu Master Award untuk produk Louisiana Legends ™. Saat ini, Popeyes tersebar di berbagai kota besar di dunia, dari mulai New York hingga Los Angeles, dari Amman hingga Seoul. Dan kini Popeyes hadir di Kota Pahlawan!

Dipersiapkan oleh BizzComm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi :
Benny Hadisurjo
Presiden Direktur PT. Popindo Selera Prima
Telp. : (021) 581-7470
Fax : (021) 581-7427
E-mail : mkt@popindo.co.id
Website : www.popeyes.com


Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi :
Benny Hadisurjo
Presiden Direktur PT. Popindo Selera Prima

Telp. : (021) 581-7470
Fax : (021) 581-7427
E-mail : popindo@centrin.net.id
Website : www.popeyes.com


Aug 15, 2001

Popeyes merambah ke Kota Kembang

Siap menggoyang lidah warga kota Bandung!

Bandung, 15 Agustus 2001 - Warga Kota Kembang kini dapat dengan mudah menikmati hidangan khas yang disajikan oleh Popeyes Chicken & Seafood, sebuah resto cepat saji (quick service restaurant) asal AS. Pasalnya, resto Popeyes beberapa bulan lalu telah mengoperasikan 3 gerai yang berlokasi di Flamboyan (Jalan Sukajadi), Yogya Department Store (Jalan Sunda) dan Setiabudi. Menurut rencana, pada Oktober mendatang Popeyes secara serentak akan membuka 4 gerai baru yang berlokasi di Kopo, Bandung Supermal, Jalan Merdeka dan Kings Plaza.

Tiap gerai Popeyes didukung sebanyak kurang lebih 30 karyawan, yang berarti ke 7 gerai di Bandung tersebut menyerap tenaga kerja sekitar 210 orang. Di luar kota Bandung, Popeyes mengoperasikan 8 gerai yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, Depok dan Surabaya. Jaringan resto yang dikelola oleh PT. Popindo Selera Prima (Popindo), selaku pemegang lisensi tunggal untuk wilayah Indonesia, pada akhir 2001 diperkirakan akan mengelola 20 gerai yang tersebar di berbagai kota besar.

Resto Popeyes menyajikan puluhan jenis masakan Cajun khas New Orleans yang bakal menggoyang lidah masyarakat kota Bandung. Resep masakan Cajun yang lezat dan bergizi tinggi itu telah berusia lebih dari 200 tahun lamanya, tumbuh dan berkembang di kota New Orleans - yang dijuluki The Queen of Mississippi - hasil percampuran menu masakan Perancis, Spanyol dan komunitas kulit hitam asal Afrika yang pada masa lalu dikapalkan ke Daratan Amerika sebagai budak belian. Pendatang asal Perancis yang bahu membahu mendirikan kota New Orleans, memadukan menu masakan sehari-harinya dengan menggunakan bumbu-bumbu yang tersedia di kawasan itu. Dari hasil pertautan budaya yang kental itu, terciptalah masakan Cajun yang khas dengan cita rasa yang lezat dan menantang.

Dengan dibukanya 7 gerai Popeyes di Bandung, diharapkan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menikmati sajian hidangan dengan cita rasa yang berbeda dibanding beberapa resto siap saji yang telah ada sebelumnya. "Kami ingin memperkenalkan kepada warga kota Bandung sebuah resto dengan penampilan yang trendy dan sajian aneka ragam hidangan yang tiada duanya dengan cita rasa yang mantap," tutur Benny Hadisurjo, Direktur Utama Popindo.

"Kami punya keyakinan bahwa masakan Cajun akan diminati warga kota Bandung karena cita rasanya sesuai dengan lidah kita," tambahnya. Menurut Benny, kota Bandung dipilih karena keunikan gaya hidup masyarakatnya yang kreatif dan dinamis, mayoritas dihuni para pelajar dan mahasiswa, yang tak ragu untuk mencicipi makanan bercita rasa internasional tanpa melupakan makanan tradisional khas Sunda. Pengusaha muda yang meraih gelar MBA dari Boston College, AS ini menghadirkan Popeyes di Indonesia dengan konsep yang unik dan sajian makanan yang berkualitas. Tentu saja, tujuannya tak lain untuk menghadapi pesaing lainnya yang sudah lebih dulu berkutat dalam bisnis resto waralaba di Indonesia.

Menu andalan yang tersaji di Popeyes adalah ayam goreng dengan pilihan rasa mild (cukup pedas) atau spicy (pedas), chicken & fish sandwich, chicken breast strips dan menu terbaru yang baru saja diluncurkan adalah popcorn shrimp sandwich. Selain sajian hidangan utama yang bahan dasarnya daging ayam, ikan laut dan udang, Popeyes juga menyediakan kentang goreng, mashed potatoes, red beans, nasi putih dan biskuit - semuanya diolah khas Cajun. Usai bersantap, silakan coba bread pudding, hidangan pencuci mulut (dessert) yang hanya ada di Popeyes. Rasanya? Wow, sungguh susah terlupakan, sesuai dengan slogan Popeyes: "Soal rasa, berani diadu!"

Selain itu, Popeyes juga menyediakan beragam pilihan paket Combo dan juga Kids Combo khusus buat anak-anak - terdiri dari Popeye Pack dan Olive Oyl Pack. Sajian menu yang lengkap ini jelas memberikan keleluasaan bagi para pengunjung untuk memilih makanan yang sesuai dengan seleranya. Makanan yang tersaji di Popeyes cara pengolahannya berbeda dengan fast food restaurant lainnya. "Seluruh makanan diolah sesuai dengan tradisi masakan Cajun yang terbuat dari bahan-bahan segar, bumbu-bumbu pilihan yang halal dan dedikasi untuk mencapai kelezatan," ungkap Benny. "Kami juga melayani pelanggan dengan cepat, keunggulan pada cita rasa masakan yang sesuai dengan lidah kita dan tentu saja dengan harga yang terjangkau," tambahnya.

Sedangkan keunggulan cita rasa ayam goreng Popeyes adalah pada cara pengolahan. Untuk sajian ayam goreng misalnya, daging ayam segar dipotong hanya menjadi 8 bagian, lalu dimarinasi dengan bumbu Cajun yang spesial. Hasilnya, potongan ayam berukuran lebih besar dan rasa bumbunya betul-betul meresap sampai ke dalam, tak hanya di bagian luarnya saja.

Bisnis Popindo yang mulai beroperasi sejak Januari 2000 lalu dirintis dan dikembangkan oleh pasangan Benny Hadisurjo dan Arianti Darmawan, didukung oleh tim manajemen yang profesional. "Untuk saat ini, kami akan berkonsentrasi penuh dalam bisnis makanan cepat saji," tutur Benny. Alasannya memilih lini bisnis tersebut, ia mengungkapkan bahwa usaha dalam bidang restaurant memiliki pangsa pasar yang sangat luas.

Atas kesuksesan bisnisnya selama ini, Popindo pada 4 April 2001 lalu meraih penghargaan The International Alternative Development Award for Outstanding Efforts in Expanding The Popeyes Trademark during 2000. Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh John Luther, Presiden Direktur Popeyes International pada acara Popeyes 2001 Worldwide Conference yang berlangsung di The Venetian Hotel, Las Vegas, Nevada, AS.

Sedangkan Popeyes adalah jaringan resto waralaba kelas dunia yang pertama kali memperkenalkan menu dengan cita rasa khas New Orleans, Lousiana, mengingat gerai pertama Popeyes yang dibuka pada 1972 berlokasi di kota itu. Popeyes yang menjadi bagian dari jaringan bisnis AFC Enterprises, kini juga mengoperasikan Popeyes Cajun Kitchen dan Popeyes Cajun Café.

Kini jaringan resto Popeyes kian berkembang, dengan jumlah gerai saat ini tercatat sebanyak 1.500 gerai yang tersebar di 21 negara. Atas prestasinya tersebut, Popeyes kini menempati peringkat kedua sebagai jaringan resto ayam goreng siap saji terbesar kedua di dunia dalam hal nilai penjualan. Popeyes juga berhasil meraih penghargaan The Restaurant and Institutions Choice untuk Chain Gold Award for Customer, juga anugerah The Restaurant News Menu Master Award untuk produk Louisiana Legends ™. Saat ini, Popeyes tersebar di berbagai kota besar di dunia, dari mulai New York hingga Los Angeles, dari Amman hingga Seoul. Dan kini Popeyes hadir di Kota Kembang!

Dipersiapkan oleh BizzComm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi :
Benny Hadisurjo
Presiden Direktur PT. Popindo Selera Prima
Telp. : (021) 581-7470
Fax : (021) 581-7427
E-mail : mkt@popindo.co.id
Website : www.popeyes.com