Mar 17, 2002

Sekilas tentang Parametric Technology Corporation (PTC)

Parametric Technology Corporation (PTC) adalah pengembang dan pemasok piranti lunak terkemuka di bidang CAD/CAM/CAE (Computer Aided Design/Computer Aided Manufacturing/Computer Aided Engineering) dan PDM (Product Data Management). Piranti lunak ini digunakan untuk proses otomasi pengembangan produk dari tahap konsep rancangan sampai ke tahap manufakturing.

Di seluruh dunia, lebih dari 31.000 perusahaan telah menerapkan teknologi piranti lunak terintegrasi dari PTC untuk merampingkan proses rekayasa, memotong biaya pengembangan produk, mempercepat waktu produk sampai ke pasar dan meningkatkan kualitas produk. Strategi bisnis PTC menekankan pada kepeloporan teknologi, ratio harga terhadap performa yang agresif, ketidakbergantungan pada perangkat keras (hardware), distribusi produk di seluruh dunia dan dukungan layanan penuh kepada pelanggan.

Didirikan pada 1985, PTC didukung sekitar 4.800 karyawan di kantor pusatnya yang berlokasi di Waltham, Massachusetts, AS dan di kantor-kantor operasional lain yang tersebar di Amerika Utara, Eropa dan Asia. Sejak 1988, saat peluncuran perdana produknya yang diberi nama Pro/ENGINEER, PTC dikenal sebagi perusahaan di bidang otomasi desain mekanik yang tercepat pertumbuhan bisnisnya. Lebih dari 186.000 unit piranti lunak Pro/ENGINEER telah diimplementasikan oleh berbagai perusahan di dunia, antara lain Caterpillar, ABB, AT&T, Lockheed Martin, Siemens, Motorola, Whirlpool, Pirelli, Cummins Engine, Mitsubishi Electric, Sanyo Group, Seiko Epson, Sharp, Toyota Astra Motor, Polytron, INKA, Maspion, Mattel Indonesia, Denso Indonesia dan lainnya.

Sebagai perusahaan publik yang sahamnya ditransaksikan di pasar modal (NASDAQ:PMTC), PTC bertumbuh pesat dengan pendapatan lebih dari US $ 1 miliar. Sepanjang 1997, PTC menduduki posisi terkemuka di industri CAD/CAM/CAE dalam hal pertumbuhan pendapatan piranti lunak dan jumlah unit piranti lunak yang terjual. Pada Januari 1998, PTC mengakuisisi Computervision Corporation yang berpusat di Bedford, Massachusetts, AS. Langkah ini memperluas basis pelanggan PTC dengan masuknya beberapa perusahaan manufakturing besar di bidang industri otomotif, ruang angkasa dan perkapalan ke dalam daftar pelanggan PTC.

Dalam majalah Business Week edisi 30 Maret 1998, PTC masuk dalam jajaran "perusahaan elit Amerika". Berdasarkan performansi bisnis dari masing-masing perusahaan, disusun ranking yang dikenal sebagai Business Week 50, yang menunjukkan peringkat perusahaan terbaik di 1997 dari sekumpulan perusahaan yang masuk dalam daftar Standar & Poor's 500. Di tahun pertama sejak bergabung dalam S&P 500, PTC berada di peringkat 37. Saat ini PTC adalah satu dari beberapa perusahaan piranti lunak independen terbesar di dunia.

Parametric Technology menyumbang piranti lunak Pro/ENGINEER kepada Politeknik Manufaktur Bandung

Piranti lunak tersebut telah digunakan untuk praktikum mahasiswa dan pelatihan teknisi industri

Jakarta, 17 Maret 2002 - Para mahasiswa Politeknik (PolMan) Bandung sejak enam bulan lalu mendapat kemudahan dalam melakukan praktikum dengan hadirnya piranti lunak Pro/ENGINEER sumbangan dari Parametric Technology Corporation (PTC). Begitu juga para teknisi industri yang berlatih di Polman ikut menikmati fasilitas canggih tersebut.

Parametric Technology Corporation (PTC) USA, melalui representasinya PT. Parametrik Nusantara, telah menandatangani kerjasama dengan Politeknik Manufaktur (POLMAN) Bandung, pada 17 September 2001 lalu. PTC akan menginstal software Pro/ENGINEER versi educational sebanyak 30 lisensi yang masing-masing terdiri dari 80 modul. Di dunia industri, versi komersial dari software ini bernilai total kurang lebih US$300,000 untuk satu lisensinya. Saat ini lebih dari 31.000 perusahaan manufaktur di seluruh dunia telah mengaplikasikannya.

Implementasi software CAD/CAM yang canggih ini akan ditujukan untuk kepentingan pendidikan mahasiswa dan pelatihan teknisi industri di PolMan. Selanjutnya selain untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan/pelatihan dan engineering data yang menyangkut kegiatan Production Based Education (PBE) - yang selama ini dianut oleh Polman sebagai suatu pendekatan untuk penyelenggaraan praktikum mahasiswa - akan diintegrasikan ke dalam software Pro/ENGINEER agar dapat menghitung biaya produksi secara cepat dan tepat.

Meskipun dikatakan sebagai education version, pada kenyataannya justru software yang akan diimplementasikan ini sangat lengkap serta mempunyai kemampuan yang sangat tinggi untuk perancangan, simulasi dan proses manufacturing. Kecanggihan ini dapat digambarkan dari kemampuannya Mulai dari conceptual design - visualization - industrial design - layout - process capture - bill of material - process plans hingga functional simulation.

Dengan adanya satu single database, modul-modul di dalam Pro/ENGINEER secara terpadu mampu mendukung penerapan konsep concurrent engineering yang dipakai untuk merancang produk dengan kompleksitas tinggi dan banyak diterapkan di industri manufaktur modern. Karena software ini mempunyai kemampuan melakukan modeling yang optimal tanpa iterasi yang berkepanjangan maka perancangan manufaktur menjadi jauh lebih singkat dan pembuatan prototype yang berulang-ulang dapat dihindari. Hal ini sangat penting dalam industri manufaktur mengingat product life-cycle yang semakin pendek di era ini.

Dengan Pro/ENGINEER multi out-source dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat artinya perancangan dan manufaktur komponen-komponen suatu produk dapat dilakukan di berbagai lokasi dalam skala nasional maupun internasional pada saat bersamaan tanpa perlu mengalami kegagalan prototype ataupun kegagalan produk.

Terlihat disini bahwa kegiatan manufaktur yang menyeluruh mulai dari A hingga Z dapat dibantu dan ditampung oleh Pro/ENGINEER. Hal ini sangat bermanfaat bagi PolMan yang juga melakukan kegiatan perancangan, simulasi dan proses membuat mould, dies, jig & fixtures, produk tuangan, mesin perkakas, mesin umum, mesin pengolah kayu dan lainnya.

Kelengkapan piranti lunak ini dapat memberi kemudahan bagi mahasiswa dari semua jurusan dan sebagian besar unit kerja di PolMan. Langkah ini perlu dilakukan dalam rangka peningkatan kualifikasi lulusan perguruan tinggi di era globalisasi.


Dipersiapkan oleh Bizzcomm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Nita
Politeknik Manufaktur Bandung
Telp. : (022) 725-0088
Fax : (022) 250-0246
E-mail : polman@melsa.net.id

Mar 14, 2002

Furla luncurkan koleksi Sring/Summer 2002: Menampilkan beragam model tas dengan rancangan dan sentuhan warna nan menawan

Jakarta, 13 Maret 2002 - Pergantian musim dijadikan momentum bagi Furla, fashion brand ternama dari Italia, untuk memperkenalkan koleksi Spring/Summer 2002. Beragam model tas dengan rancangan dan sentuhan warna menawan ditampilkan khusus untuk kaum wanita modern, dipadu dengan ragam aksesoris yang memikat. Tampilan yang elegan, feminin dan penuh gaya adalah nilai-nilai yang selalu dianut oleh tim perancang muda Italia yang bergabung dengan Furla.

Penonjolan pada perpaduan gaya klasik dan modern menjadi ciri khas Furla, dimana kualitas dan rancangan menjadi prioritas utama. Karakteristik ragam tas, sepatu dan aksesoris karya Furla adalah pada penampilan yang berbeda dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak heran kalau merk Furla menjadi jaminan sebuah kemewahan dimana koleksinya terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi.

Pada musim semi/musim panas tahun ini Furla menghadirkan koleksi tas sebanyak 27 lines, diantaranya Effe Chic, Boston, Notes, Queen, Deauville, Sabrina, Appeal Jeans, Osaka, Logo Spring dan Supercinturini. Untuk sepatu, Furla menampilkan 6 lines yang menjadi andalannya. Aksesoris karya Furla yang juga digemari kaum wanita dari berbagai belahan dunia kini tampil sebanyak 10 lines, diantaranya Logo Jeans, Effe Stones, Sculpture dan Logo Manhattan, terdiri dari gelang, kalung dan jam tangan. Tak ketinggalan, dimunculkan juga Racing, sebuah helm plus kacamata yang dirancang unik khusus wanita berjiwa sportif.

"Hadirnya koleksi terbaru dari Furla ini kami harapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat luas untuk mendapatkan produk berkualitas dengan merk internasional," kata Alimansyah Haliman, Presiden Direktur PT. Ilindo Interprimo (Ilindo). Rangkaian koleksi terbaru Furla tersebut kini sudah dipajang di dua butik Furla yang berlokasi di Plaza Indonesia dan Plaza Senayan, Jakarta. Dalam waktu dekat, Furla juga akan membuka butik barunya di Kuta, Bali.

Di negeri asalnya Italia, sudah puluhan tahun lamanya Furla menapaki bisnis pembuatan tas dan sepatu wanita yang terbuat dari kulit berkualitas tinggi. Beroperasi sejak 1927, Furla Spa yang bermarkas di Bologna kini dikelola oleh generasi ketiga dari keluarga sang pendiri.

Bisnis Furla kini telah menjangkau 59 negara, termasuk di Indonesia. Furla Spa telah mempercayakan pemasaran produknya di Indonesia kepada Ilindo, dimana pembukaan butiknya yang pertama berlangsung pada awal 2000 lalu. Sebagai catatan, bisnis Ilindo berkutat pada pemasaran produk-produk fashion papan atas yang berkelas internasional. Selain sebagai distributor Furla, Ilindo juga mengelola brand kelas dunia seperti Il Primo, Florsheim, Replay dan Club Monaco.

Dipersiapkan oleh Bizzcomm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Trisna Dewi
Brand Manager Furla (PT. Ilindo Interprimo)
Telp. : (021) 725-0088
Fax : (021) 724-6555
E-mail : trisna_dewi@cbn.net.id
Website : www.furla.com

F U R L A Spring/Summer 2002 Collection: Introducing stylish models and captivating colors

Jakarta, March 13, 2002 - Furla, a famous fashion brand from Italy, has used the season's change as a momentum to present the Spring/Summer 2002 collection. An awe inspiring range of bags with contemporary designs and captivating colors are presented specially for modern women. The bags are enhanced with a choice of accessories. Elegance, femininity and stylish appearance are the values that guide the young Italian designer team at Furla. A focus on blending classic and modern styles has become the distinguishing mark of Furla, while naturally quality and designing are also major priorities.

In this year's Spring/Summer collection, Furla presents 27 lines of bags, among of them are Effe Chic, Boston, Notes, Queen, Deauville, Sabrina, Appeal Jeans, Osaka, Logo Spring and Supercinturini.

For shoes, Furla presents 6 lines that comprise their main collection. Accessories designed by Furla are firm favorites for glamorous women from all over the world and are now available in 10 lines, including Logo Jeans, Effe Stones, Sculpture and Logo Manhattan. Also to be presented is Racing, a helmet specially designed for sportive women.

"We really hope that with the release of these latest Furla collections we will provide accessibility for the public to own a high quality international brand," said Alimansyah Haliman, President Director of PT. Ilindo Interprimo (Ilindo).

The full range of the latest Furla collection is now available at the two Furla boutiques in Plaza Indonesia and Plaza Senayan, Jakarta. Furla's new boutique will soon be opened in Kuta, Bali.

Furla Spa, an international manufacturer of leather luxury goods, was founded in 1927. Furla Spa, with headquarters located in Bologna, now has the third generation of the family working for the company. Furla is currently available in 59 countries, including Indonesia. Furla Spa has entrusted marketing for their products to Ilindo. In Indonesia, Ilindo's business focuses on distributing high-class international brand fashion products. Besides being Furla's distributor, Ilindo is also managing world-class brands such as Il Primo, Florsheim, Replay and Club Monaco.


For further information, please contact:
Trisna Dewi
Brand Manager Furla (PT. Ilindo Interprimo)
Telp. : (021) 725-0088
Fax : (021) 724-6555
E-mail : trisna_dewi@cbn.net.id
Website : www.furla.com