Sep 21, 2002

SCOPA kembali digelar

Jakarta, 20 September 2002 - Untuk yang keempat kalinya, PT. Surya Palacejaya (SPJ) menggelar kompetisi rancang grafis yang terbuka bagi warga negara Indonesia. Sebagai distributor kertas berkualitas, SPJ memiliki komitmen terhadap perkembangan dunia rancang grafis di Indonesia, salah satunya adalah dalam bentuk penyelenggaraan kompetisi rancang grafis. Lomba ini digelar selama tiga tahun sekali, dimana lomba kali ini bertajuk SCOPA 2003 - Surya Palacejaya Creative On Paper Awards 2003. Sebelumnya SPJ pernah menggelar Scopa 1995, Scopa Café Tenda 1998 dan Scopa Millenium 2000.

"Tujuan utama kami menggelar SCOPA 2003 adalah untuk turut serta mengembangkan seni rancang grafis di Indonesia dan merangsang kreativitas insan seni perancang grafis untuk tetap berkreasi, walau di masa krisis ekonomi sekalipun," tutur Nachrudin, ketua panitia penyelenggara SCOPA 2003. Tak heran kalau tema yang diangkat dalam kompetisi kali ini yaitu "It's time to show off your magic talent" - inilah saat yang tepat untuk memamerkan kebolehan Anda melakukan 'sihir'. "Di tengah hantaman krisis ekonomi dimana banyak bisnis yang macet, kami berharap para perancang grafis dan orang-orang kreatif harus tetap terpacu imajinasinya seperti laiknya seorang penyihir, serta pantang mampat ide," jelas Nachrudin. Manajemen SPJ menyadari, bahwa maju mundurnya bisnis kertas tak lepas dari perkembangan seni rancang grafis dan teknologi cetak, seiring dengan selera masyarakat yang kian meningkat akan pilihan kertas bermutu tinggi.

Syarat untuk mengikuti lomba adalah warga negara Indonesia, baik perorangan maupun perusahaan yang bergerak di bidang rancang grafis. Media cetakan yang dipakai adalah semua proses cetak konvensional (tidak termasuk ink jet). Persyaratan lainnya adalah karya yang dikirimkan ke panitia SCOPA 2003 belum pernah dikompetisikan dan digunakan untuk tujuan komersial. Setiap peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya, yang dihasilkan pada tahun 2000 sampai sekarang.

Materi yang dapat diikut sertakan pada SCOPA 2003 adalah beragam barang cetakan dengan bahan utama kertas seperti brosur (brochure), leaflet, poster, laporan tahunan (annual report), profil usaha (company profile), kartu undangan (invitation card), kartu ucapan (greeting card) dan kalender (calendar). Untuk materi identitas bisnis (corporate identity) seperti amplop, kartu nama dan compliment card, berpeluang meraih "Conqueror Awards". Juga untuk peserta lomba yang menggunakan kertas Yupo dari Jepang berpeluang meraih "Yupo Award".

Peserta lomba dibagi menjadi 5 kategori, dimana para pemenang dan nominator masing-masing kategori berhak atas hadiah uang tunai, trophy dan sertifikat. Karya terbaik akan meraih trophy SCOPA 2003 plus hadiah uang tunai. Total hadiah yang disediakan senilai Rp 80 juta. Penilaian pemenang akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para profesional independen. Aspek yang dinilai oleh tim juri mencakup estetika, fungsi, keindahan, kualitas cetakan, kreativitas dan keaslian dari suatu karya.

Pengumpulan karya peserta akan ditutup pada 17 Januari 2003. Karya peserta lomba akan dipamerkan pada malam penganugerahan award "SCOPA 2003" yang bakal digelar di Intercontinental Mid Plaza Hotel, Jakarta pada 24 Januari 2003.


Dipersiapkan oleh Bizzcomm!

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Sdr. Nachrudin Ramali
PT. Surya Palacejaya
Telp. : (021) 630-6106/630-6108
Fax : (021) 631-9836
Website : www.suryapj.com


--------------------------------
DAFTAR PERAIH PENGHARGAAN "SCOPA MILLENIUM 2000"

Kategori A : Brochure/Annual Report/Company Profile

Pemenang:
Annual Report Bank Niaga 1996 karya Le Bo Ye (Jakarta)

Nominasi:
1. Company Profile PT. Bahtera Adimira Samudra karya PT Avigra Rancang Prima (Jakarta)
2. Brochure The Waka Experience karya PT. Matahari Media Antara (Jakarta)
3. Company Profile APL karya Kamajayawaty Har.

Kategori B : Invitation Card/Greeting Card

Pemenang:
Greeting Card Gong Xi Fat Choi Mercy karya MakkiMakki Communications (Jakarta)

Nominasi:
1. Greeting Card Happy Valentine karya Architec Graphic Design

Kategori C : Calendar

Pemenang:
CUC2000 (United Can) karya Le Bo Ye (Jakarta)

Nominasi:
1. Balbol Illustration + Design Calender 2000 karya Balbol Illustration + Design (Jakarta)
2. Andersen Consulting 1999 karya PT. Avigra Rancang Prima (Jakarta)

Kategori D : Yupo Synthetic Paper

Pemenang : Baby Measurement karya PT. Variasi Cipta Laras (Jakarta)

Nominasi:
1. Hanging Poster (Avon) karya Ohan Ginanjar untuk Ref. Grafika (Jakarta)
2. Shopping Bag karya Dian Parmantia (Jakarta)

------------------------------------

Kilas balik PT. Surya Palacejaya

Terhitung sudah 42 tahun lamanya PT. Surya Palacejaya (SPJ) bergelut dalam bisnis kertas, yang dirintis oleh Hadi Suginawan. Diawali dari usaha kecil-kecilan dengan membuka toko kertas bernama 'Toko Tjoa' di bilangan Jembatan Lima, Jakarta Barat, pada 1960. Siapa sangka, bisnis yang bermula dari hanya sebuah toko kecil itu kini lama kian membesar dengan barang jualan produk yang sama, yaitu kertas. Toko yang awalnya dikelola secara tradisional itupun semakin maju dengan penerapan manajemen yang mengutamakan pelayanan kepada pelanggan, karena pemiliknya sadar akan peran manajemen dan taktik pemasaran kertas yang pangsa pasarnya cukup besar namun membutuhkan pendekatan khusus.

Dengan visi bisnis yang tajam, juga guna mengantisipasi perkembangan tekonologi cetak-mencetak yang terus berubah, pada 1967 toko itu berubah status menjadi PD. Surya Jaya, dan pada 1988 bermetamorfosa menjadi PT.Surya Palacejaya (SPJ). Dari hari ke hari menimba pengalaman berjualan kertas, "Toko Tjoa" lalu menjelma menjadi distributor kertas ternama yang eksis dan handal dalam bidangnya. Tak heran kalau produsen kertas raksasa seperti PT. Indah Kiat, PT. Tjiwi Kimia, PT. Pakerin dan PT. Pindo Deli menunjuknya sebagai agen/distributor utama.

Sejak awal 1991, bisnis SPJ merambah dengan menjadi distributor kertas mewah (fancy paper), dengan ciri khas logo sepeda yang menggambarkan usaha yang dinamis dan enerjik. Berbagai pabrik kertas di mancanegara menjalin kemitraan usaha dengan SPJ, seperti Stratmore-Becket International Paper (AS), Arjo Wiggins dan James Cropper (Inggris), Yupo Corporation (Jepang) serta United Paper Mill (Finlandia). Tak salah kalau SPJ mencanangkan motto bisnis: "Nama Untuk Kertas Berkualitas".

Untuk menjadi besar, bisnis kertas yang dijalankan SPJ bertumpu pada kepuasan pelanggan serta terus memupuk kepercayaan dari pemasok. "Pelanggan adalah raja". Itulah prinsip bisnis yang nampaknya klise tapi berlaku dimana-mana. Mengingat bisnis suplai kertas amat spesifik, dibutuhkan strategi pemasaran tersendiri. kini bisnis SPJ diperkuat oleh tim pemasaran yang handal. Berbagai taktik pemasaran pun dijalankan. Salah satunya adalah dengan penerapan strategi 'jemput bola', dimana tim pemasaran SPJ rajin bertandang ke kantor-kantor para pelanggan dan juga membujuk calon-calon pelanggan.

Menempati gedung berlantai empat di Jalan K.H.Moh.Mansyur 208-212, Jakarta, SPJ selain meningkatkan fasilitas pendukung kelancaran usaha perdagangannya, juga dilengkapi dengan show room khusus fancy paper dan ruang seminar. SPJ yang selama lebih dari tiga dasawarsa berkecimpung dalam dunia kertas, tahu benar arti pekerjaan yang dilakukan serta arah langkah yang ditempuhnya. Komitmen yang jelas terhadap usaha yang ditekuni SPJ sungguh setara dengan kebesaran reputasinya. Kesemuanya itu membuat SPJ yang didukung sekitar 200 karyawan dapat melahirkan langkah inovatif dan selalu berinisiatif untuk selalu menembus celah dan menciptakan pangsa pasar yang baru.

Bagi para perancang grafis dan percetakan di Indonesia, SPJ tak sekadar pemasok kertas belaka, tapi juga menjadi jaminan kualitas, penghematan waktu dan tenaga, juga aspek kemudahan. Bahkan bagi pelanggan, berarti terpenuhinya hampir seluruh kebutuhan kertas serta penyesuaian anggaran yang lebih fleksibel.


Dipersiapkan oleh BizzComm!

1 comment:

midjin said...

thanksfor info