Nov 5, 2003

Sampoerna Hijau gelar Pentas Akbar di Cirebon

Meriahkan suasana bulan suci Ramadhan bersama "Sampoerna Hijau Parade Bedug"

Cirebon, 5 November 2003 - Pada hari ini, kota Cirebon mendapat kehormatan atas digelarnya Pentas Akbar di Alun-Alun Cirebon. Hadirnya panggung hiburan ini adalah sebagai puncak acara dari "Sampoerna Hijau Parade Bedug" yang akan dimeriahkan oleh Padhyangan 6 dan Geng Hijau - digelar usai sholat Tarawih. Acara parade sendiri akan dimulai pukul 13.30 wib hingga 23.00 wib, diawali dengan pawai keliling kota lalu dilanjutkan dengan Kontes Bedug berhadiah total sebanyak 6 ekor kambing. Saat parade keliling kota Cirebon, Balabag Percussion - kelompok seniman dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta - ikut memeriahkan suasana dengan memainkan beragam alat musik yang menghentak.

Cirebon adalah kota terakhir di Propinsi Jawa Barat yang dilintasi parade ini. Untuk wilayah Jawa Barat, 'Pentas Akbar' hanya digelar di 7 kota, yaitu Bekasi (28/10), Bogor (29/10), Sukabumi (30/10), Tasikmalaya (1/11), Majalengka (2/11), Subang (3/11) dan pada hari ini berlangsung di Cirebon. Sedangkan 'Pentas Berhenti' digelar di 6 kota, dan 'Pentas Berjalan' juga digelar di 6 kota. Digelarnya parade bedug ini dipastikan akan mengguncang Cirebon, seperti juga sudah terjadi di kota-kota lainnya di Jawa Barat. Tak salah, kalau bulan suci Ramadhan yang penuh makna religius bagi umat Islam di wilayah Jawa Barat kian bertambah semarak dengan hadirnya acara spektakuler tersebut.



.../2

Peserta parade yang mengawal bedug raksasa bernama "Bedug Sampoerna Hijau" tersebut telah dilepas secara resmi di Bandar Lampung pada hari Minggu, 26 Oktober 2003 lalu. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke beberapa kota di Pulau Jawa dengan menyeberangi Selat Sunda menggunakan feri. Acara akbar yang digelar selama 23 hari ini tersebut - mulai 26 Oktober lalu hingga 17 November 2003 - kemudian melintasi 53 kota berikutnya di Pulau Jawa, terbentang mulai dari Serang di Propinsi Banten hingga Pasuruan di Jawa Timur.

Sederet kota kunci di Pulau Jawa yang dilalui arakan keliling yang melibatkan ribuan pendukung acara ini diantaranya adalah Serang, Tangerang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Semarang, Kudus, Surabaya, Kediri, Malang, dan Pasuruan sebagai titik terakhir. Usai menghibur masyarakat di Kota Udang, Parade Bedug lalu akan menyusuri 16 kota di Propinsi Jawa Tengah, mulai dari Losari hingga Rembang.

"Parade bedug adalah acara tahunan yang rutin kami gelar selama bulan puasa dengan mengarak keliling bedug raksasa dipadu dengan panggung hiburan yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas dengan gratis," tutur Toni Darusman, brand manager Sampoerna Hijau. "Parade tahun ini adalah gelaran yang keenam kalinya sejak kami luncurkan pertama kali pada tahun 1999," tambahnya. Sebagai catatan, bedug raksasa yang diarak keliling tersebut hingga kini masih menyandang predikat sebagai bedug berukuran terbesar se Indonesia dan pernah mencetak Rekor MURI.

"Tujuan utama kami menggelar acara ini tiada lain untuk menyajikan hiburan positif kepada masyarakat luas selama bulan puasa," ungkap Toni. "Kami juga ingin mengangkat pentingnya nilai kebersamaan dalam penyelenggaraan acara akbar ini. Parade yang melibatkan secara langsung ribuan masyarakat luas di berbagai kota ini merupakan realisasi dari makna kebersamaan tersebut," tambahnya.




..../3

Siaran Media "Sampoerna Hijau Gelar ................
5 November 2003
Hal. 3 dari 4

Selain itu, acara ini juga sebagai wujud perhatian serta apresiasi Sampoerna Hijau pada dunia seni budaya dengan dilibatkannya para seniman lokal. Agar tidak memberi kesan hanya pengulangan belaka, parade di bulan puasa kali ini dikemas lebih menarik dibandingkan dengan arak-arakan tahun sebelumnya, yaitu perpaduan antara konsep parade dengan kontes bedug. Untuk tahun ini, Parade Bedug dibagi menjadi 3 segmen, yaitu gelaran 'Pentas Jalan' di 18 kota, 'Pentas Berhenti' di 18 kota dan 'Pentas Akbar', juga akan berlangsung di 18 kota.

Komunitas Hijau juga dilibatkan dalam parade kali ini dengan peran sebagai escort team. Mereka adalah barisan pedagang nasi goreng di Bandung, para sopir angkot di Bogor, anggota Vespa Club di Solo, rombongan tukang ojek dan tak ketinggalan pula para pengayuh becak. Kalau pada penyelenggaraan tahun-tahun lalu hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, parade tahun ini 'menyeberang' ke Pulau Sumatra, dengan titik awal di Bandar Lampung.

Geng Hijau yang menjadi aikon Sampoerna Hijau ikut memeriahkan parade berskala nasional ini. Mereka terlibat penuh dalam panggung hiburan yang digelar di berbagai kota. Penampilan Geng Hijau yang kocak, beragam permainan menarik yang digelar, serta panggung hiburan, tentunya menambah semaraknya parade. Kelompok penghibur kreatif Padhyangan 6 dan TeamLo secara bergantian juga akan menampilkan komedi musikal nan segar. Sedangkan para seniman yang tergabung dalam Kelompok Balabag dari STSI Solo akan memainkan ensemble bedug yang mengkombinasikan instrumen modern dan tradisional. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kontes bedug dan beragam permainan menarik seperti puzzle, lempar kapak, dart, merakit gerobak nasi goreng, pindah bangku dan lainnya. Sungguh sebuah hajatan akbar dengan makna yang sebenar-benarnya, bukan?








..../4

Siaran Media "Sampoerna Hijau Gelar ................
5 November 2003
Hal. 3 dari 4


Sekilas Sampoerna Hijau

Sampoerna Hijau merupakan salah satu produk sigaret kretek tangan (SKT) unggulan dari PT. HM Sampoerna Tbk. (HMS). Ditujukan bagi pria dewasa (25-35 tahun) yang menghargai pentingnya kebersamaan baik dalam suka maupun duka, menikmati hidup yang sedang dijalani apa adanya, serta menghargai waktu saat beraktivitas bersama teman-teman. Rokok kretek ini pertama kali diproduksi pada 16 Juni 1968 di Denpasar (Bali) semasa almarhum Aga Sampoerna, generasi kedua dari pendiri HMS. Menapaki usia ke 35 tahun, Sampoerna Hijau yang menawarkan konsep good value for money kian populer dengan munculnya icon Geng Hijau yang kocak serta kompak.


"Sampoerna Hijau, Asyiknya Rame-Rame......."


Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:

Meta Rostiawati Radityo Djadjoeri
Media Relations Officer Bizzcomm!
PT HM Sampoerna Tbk. Telephone +62 21 791 94838
Telephone +62 21 526 7205 Facsimile +62 21 790 2806
Facsimile +62 21 526 7260/61 H/P 081 7980 2250
E: mrostiaw@sampoerna.co.id Email: bizzcomm@indosat.net.id

No comments: