Jan 31, 2007

Jakarta International Java Jazz Festival: We share the world

From: bambang prasojo
E-mail: bambang2001720032@yahoo.com
Date: Wed Jan 31, 2007 4:16 pm


Sejak awal PT. Java Festival Production membuat Jakarta International Java Jazz
Festival, misi yang dipanggul adalah "Bringing the World to Indonesia". Karena
itu tidak kurang dari mendiang James Brown, Earth, Wind And Fire Experience Feat.
Al McKay, dan Incognito muncul di Jakarta International Java Jazz Festival 2005.

Di tahun berikutnya berbaris artis – artis seperti Kool & the Gang, Brand New
Heavies, Tower of Power dan Bob James. Belum lagi musisi jazz senior Indonesia,
plus generasi mudanya, unjuk kebolehan yang tidak kalah dengan penampil
internasional. Dua keberhasilan penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival yang
mendapat dukungan penuh dari Pemerintah DKI Jakarta serta Kantor Menteri Negara
Pariwisata Seni Dan Budaya, membuat dunia internasional menengok dan membuat
catatan keberhasilannya. Meski bencana alam dan ketidak stabilan terjadi di
berbagai daerah di Indonesia, namun Jakarta International Java Jazz Festival
berhasil terselenggara dan dibanjiri pengunjung, bahkan ada yang datang dari
manca negara. Secara langsung, penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz
Festival menopang program pariwisata dan budaya Ibukota - "Enjoy Jakarta".

Pada tanggal 2, 3, 4 Maret 2007, PT. Java Festival Production dengan dukungan
Pemerintah DKI Jakarta, Kantor Menteri Negara Pariwisata, Seni Dan Budaya dan
para sponsor, kembali akan menyelenggarakan acara yang diberi nama "Dji Sam Soe
Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival 2007", dengan temanya
adalah "Share the World". Berbagi Kekayaan Seni Budaya Dunia. Jakarta sebagai Ibukota merupakan tempat yang tepat berbaur budaya dari seluruh daerah Indonesia dengan kekayaan budaya dunia. Pembauran ini menggunakan "bahasa pengantar" musik jazz. Musik jazz sendiri dikenal sebagai jenis musik yang amat fleksibel untuk berbaur dengan musik apapun. Komposisi musiknya amat lentur dan penuh improvisasi.

Pada "Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival 2007"
artis musik jazz, penikmat musik, wartawan dan pengamat berbaur dengan produser,
komposer dan music arranger. Tema "Share the World" pada festival kali ini
menyajikan adonan musik jazz dengan musik Afrika, Brasil, Funk, Soul, Rock, Hip
Hop, Latin, R&B, Bali, Melayu, Jawa, Sunda, Sulawesi. Peraciknyapun berasal dari
berbagai belahan dunia. Di ruang dan pelataran Jakarta Convention Center, semua
yang hadir berbagi kenikmatan kekayaan seni budaya dunia. PT. Java Festival Production juga menghadirkan "the Next Generation" dari dunia musik, khususnya jazz. Kehadiran Maliq n d'Essentials, Parkdrive, Warrior of Manga, Cindy, Indra Aziz berbagi panggung dengan Daughter’s of Soul, Jamie Cullum, Frank McComb, Eldar, Austin Peralta menjadi representasi kekayaan musik dunia di masa depan. Tidak kalah dengan musisi senior, seperti Sergio Mendes, Oele Pattiselano, Sadao Watanabe, Deviana Daud, Ron Carter, Yance Manusama, Bobby Hutcherson, atau Bubi Chen. Perbedaan dan keberagaman yang ada memang tidak perlu dipermasalahkan, sebaliknya, dipersatukan untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Republik kita tercinta ini terlalu banyak dipenuhi oleh perbedaan perbedaan dari banyak
segi. Sudah saatnya kita berbuat sesuatu yang nyata. Pagelaran Dji Sam Soe Super
Premium Jakarta International Java Jazz Festival sekali lagi meramunya dengan
mewujudkan program program seperti konser kolaborasi, dimana artis Indonesia akan
berada satu panggung dengan artis luar, contohnya Mike Mohede dan Lucky Octavian
yang akan berkolaborasi dengan band asal Belanda atau David Benoit dengan Magenta
Orchestra dan masih banyak lagi.

Bicara tentang musik, musik adalah bahasa yang paling mudah dimengerti, adalah bahasa universal yang mau tak mau kita akui dapat mempersatukan banyak hal. Pengunjung yang hadir di Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival pun tidak hanya berasal dari Indonesia saja, tetapi juga dari Jepang, Korea, Amerika, Eropa dan negara lainnya juga tampak menikmati Jakarta International Java Jazz Festival 2006 yang lalu,
tentunya pada Festival tahun ini akan makin banyak pengunjung dari mancanegara. Tidak ketinggalan, pada Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz

Festival kali ini, dikarenakan artis dan musisi jazz Jepang yang tampil baik dan
sukses pada Java Jazz Festival tahun lalu, akan mendapat kesempatan istimewa
unjuk kebolehan di atas sebuah panggung khusus. Koji Gotoh, Yosuke Onuma, Sadao
Watanabe, Kimiko Itoh, dan Lisa Ono akan menampilkan musik dan budaya negeri
matahari terbit tersebut secara eksklusif. Panggung jazz tersebut juga merupakan
sebuah bentuk pengakuan atas hubungan khusus yang telah berlangsung lama diantara
kedua negara. Termasuk meningkatnya hubungan antara penyelenggara PT Java
Festival Production dan penyelenggaraan utama festival jazz Tokyo, Blue Note
Tokyo yang sering dianggap sebagai barometer jazz di Asia. Yang Tak Kalah Spesial.

Dalam rangka menghangatkan pagelaran ini sebelum hari besarnya berlangsung, seperti pada tahun tahun sebelumnya Java Jazz On The Move akan kembali menyemarakkan ibu kota. Bahkan bukan hanya di Jakarta saja, tahun ini Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival juga ‘bergerak’ ke Bandung, Surabaya dan Jogja. Menjangkau pecinta musik lebih luas, dan menghangatkan suasana lebih awal. Pada Kamis, 1 Maret 2007, bertempat di ruang Cendrawasih 2 & 3 akan diselenggarakan Soirèe Grande , sebuah konser premiere di suatu malam yang megah, yang menjadi ajang ‘silaturahmi’ antara musisi musisi yang akan tampil di Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival keesokan harinya dengan mempersembahkan sebuah pertunjukan kolaborasi dihadapan para sponsor dan partner.

Seperti pada JJF 2006, pagelaran Jakarta International Java Jazz Festival 2007
kali ini akan menggunakan seluruh ruangan dan area di Jakarta Convention Center,
termasuk Exhibition Hall A dan Hall B sebagai tambahan. Exhibition Hall B tetap
dikhususkan bagi pameran peralatan musik, audio dan lighting yang diselenggarakan
rekanan PT Java Festival Production yaitu PT Pro Exhibition (www.proexh.com). Dan
dalam rangka perkembangan musik, diadakan pula acara music clinic yang diberikan
oleh pemusik dalam dan luar negeri. Beberapa artis yang tampil di "Dji Sam Soe
Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival 2007" adalah pengajar di berbagai universitas atau konsevatori. Mereka akan berbagi kekayaan ilmu bermusiknya di acara music clinic. Dari Dunia Untuk Dunia. JJF 2007 ini dapat diselenggarakan berkat dukungan para sponsor dan mitra, antara lain : Dji Sam Soe, BNI, Telkomsel, Medco Energy, Astro, Microsoft, Honda, Garuda Indonesia, Indomobil, BMW Indonesia, Blue Bird, General Motor , Converse,
Jakarta Sultan International, Jakarta Convention Center, dan mitra mitra media
nasional maupun internasional.

Veronica Risariyana, Brand Manager Dji Sam Soe mengatakan “Merupakan kebanggaan
tersendiri, Dji Sam Soe Super Premium kembali mendukung festival musik Jazz bergengsi dan berkelas internasional dengan tajuk “Dji Sam Soe Super Premium Jakarta Internasional Java Jazz Festival 2007”, yang telah menjadi agenda musik Jazz terakbar yang menyuguhkan sajian musik Jazz berkualitas bagi Jazz lovers di Indonesia, kami harapkan bahwa festival ini juga menjadi ajang dialog antar kultur yang melibatkan musisi dari berbagai penjuru dunia serta akan memperkaya warna jazz itu sendiri.”

GM partnership and promotion Telkomsel, Niken Wulandari menambahkan, “Partisipasi
kami dalam penyelenggaraan Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java
Jazz Festival 2007 ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia
musik Indonesia, di mana kami melihat mayoritas masyarakat Indonesia dikenal
sebagai pecinta beragam jenis aliran musik. Kali ini kami berkesempatan ikut
berpartisipasi menyukseskan salah satu pagelaran musik jazz terbesar di dunia,
Bekerjasama dengan panitia Java Jazz Festival 2007 menyajikan ” Telkomsel present
Jamie Cullum”, serta sebagai bentuk apresiasi terhadap musik Indonesia Telkomsel
juga mempersembahkan ”A Tribute to Karimata”. Dan tentunya juga akan ada beragam
program loyalty bagi pelanggan Telkomsel.”

Selain itu, sebagai apresiasi terhadap perkembangan musik jazz, untuk ketiga
kalinya BNI mendukung terselenggaranya Dji Sam Soe Super Premium Jakarta
International Java Jazz Festival 2007. Kesuksesan event yang sama selama dua
tahun berturut-turut menjadi komitmen BNI untuk kembali memberikan apresiasi
kepada nasabah berupa pembelian menggunakan kartu kredit BNI Gold dan Platinum,
serta BNI SMS Banking mendapat benefit pembelian 1 tiket mendapat 1 tiket gratis.

Untuk pembelian menggunakan kartu kredit BNI Biru dan kartu debit BNI Card
Silver memperoleh t-shirt Java Jazz untuk pembelian tiket minimal Rp 500.000. “Kebahagiaan, perdamaian, keindahan sebuah kebersamaan, selayaknya kita sebarkan
ke seluruh dunia, share it to the world. Dunia ini terlalu indah untuk dipenuhi
oleh pertengkaran, dunia ini akan lebih indah jika kita bisa bersama sama hidup
dalam perdamaian. Masa depan ada ditangan kita, untuk generasi penerus kita.
“Wariskan perdamaian ini untuk anak cucu kita”, tandas Dewi Gontha Sulisto,

Direktur Utama P.T. Java Festival Production. "Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival 2007" akan membawa dunia ke Indonesia, untuk berbagi dan pada waktunya, mengembalikan kekayaan tersebut kepada dunia. Tiket pertunjukan akbar ini dapat diperoleh di berbagai tiket box yang tersebar bukan hanya di Jakarta tapi juga di kota kota lainnya. Dapat juga dilakukan dengan sistem semi online di

www.javajazzfestival.com/2007/online_order.php

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Veranita KuspratiwiSenior
Media Relations Officer
Sampoerna Indonesia
Tel. (021) 526-7205
Fax. (021) 526-7260/1
Email: veranita.kuspratiwi@sampoerna.com
Website : www.amild.com

Mustika Kusumaningtyas (Tika)
Media Relations CP
+62 21 68823100
Email : tika@javajazzfestival.com

www.javajazzfestival.com

No comments: