Feb 7, 2007

DC Market Review 2006: Mercedes-Benz Kembali Bersinar Sebagai Pemimpin Segmen Kendaraan Premium di Indonesia

DaimlerChrysler Indonesia dengan produk kendaraan Mercedes-Benz kembali meraih posisi puncak di segmen kendaraan premium di Indonesia pada tahun 2006 dengan total penjualan wholesale sebesar 692 unit dan menguasai 47% pangsa pasar. Pada tingkat retail, Mercedes-Benz berhasil mencetak angka penjualan sebesar 1,176 unit.

Mercedes-Benz juga kembali unggul di segmen kendaraan E dan S-Class dengan pangsa pasar sebesar 62% dan 66%. Pada kesempatan yang sama, Mercedes-Benz juga menggelar acara Mercedes-Benz Cross-Country Experience dengan mengundang para jurnalis untuk
menikmati keindahan alam Bali sekaligus mencoba kehandalan kendaraan SUV
Mercedes-Benz yaitu GL dan M-Class.

Uluwatu - Bali, 4 Februari 2007 - Pada tanggal 4 Februari 2007, bertempat di
Bvlgari Resort, Uluwatu - Bali, PT. DaimlerChrysler Indonesia menggelar
Press Conference tahunan yang mengetengahkan pencapaian perusahaan tersebut
pada tahun 2006 sekaligus pengharapannya untuk tahun 2007.

Pada kesempatan tesebut, President Director PT DaimlerChrysler Indonesia, Rudi
Borgenheimer mengatakan bahwa tahun 2006 tetap merupakan tahun yang sulit bagi
industri otomotif, terutama di segmen kendaraan premium. Ditahun 2006 pasar
kendaraan premium telah mengalami penurunan sebesar 60% dengan total penjualan
sebesar 1187 unit.

Namun demikian secara lebih jauh ia menambahkan, "Terlepas dari keadaan yang sulit yang harus kita alami tahun lalu, dengan bangga PT DaimlerChrsyler Indonesia dapat menyampaikan bahwa bintang Mercedes-Benz tetap bersinar dengan berhasil meraih kembali posisi sebagai pemimpin di pasar kendaraan premium yang terdiri dari beberapa merek premium seperti Mercedes-Benz, Audi, Jaguar, Volvo, BMW and Lexus.
Tidak hanya itu, Mercedes-Benz kembali berhasil memimpin dari segi penjualan total sebesar 692 unit, PT DaimlerChrsyler Indonesia juga berhasil mendominasi 47% pangsa dari pasar kendaraan premium itu sendiri."

Selanjutnya beliau juga menekankan bahwa ada keberhasilan lain yang patut
disyukuri yaitu kesuksesan Mercedes-Benz untuk mencapai angka penjualan retail
sebesar 1,176 unit. Atas pencapaian di bidang penjualan retail ini Rudi Borgenheimer berkomentar secara khusus, "PT DaimlerChrsyler Indonesia bermaksud untuk menyampaikan penghargaan kepada kolega-kolega di jaringan resmi diler Mercedes-Benz atas kerja keras mereka untuk mendapatkan prestasi yang mengagumkan di tengah situasi yang sulit ditahun lalu."

PT DaimlerChrysler Indonesia juga sangat gembira atas keberhasilan mereka
dalam memposisikan kendaraan kebanggaan, yaitu Mercedes-Benz S-Class. Menindak
lanjuti peluncuran kendaraan ini dalam versi CBU di akhir tahun 2005 PT
DaimlerChrysler Indonesia kemudian telah memperkenalkan versi CKD dari
kendaraan ini pada tahun 2006. Khusus mengenai hal ini, President Director PT
DaimlerChrysler Indonesia telah menekankan bahwa inilah satu-satunya kendaraan premium sekaliber ini yang diproduksi secara lokal di Indonesia.

Tersedianya versi CKD dari kendaraan S-Class telah berhasil meningkatkan hasil
penjualan kendaraan ini ke volume 108 unit. Jauh meninggalkan para pesaingnya
dan secara dominan menguasai pasar dengan pangsa sebesar 66%. Dengan pencapaian ini, Mercedes-Benz telah sukses untuk menjaga tradisi sebagai pemimpin di segmen ini sejak S-Class pertama kali muncul di Indonesia di tahun 50an.

Suatu hasil menggembirakan lainnya yang telah dicapai oleh Mercedes-Benz
ditahun 2006 terjadi di segmen E-Class. Dengan mengandalkan produk yang telah
mendekati akhir dari siklus hidupnya, merek kendaraan premium kembali berhasil
memimpin pasar dengan dominasi sebesar 62%.

Ini adalah suatu prestasi yang mengagumkan, karena ini berarti Mercedes-Benz
berhasil memperpanjang kesuksesannya untuk mendominasi pasar sebesar lebih
dari 60% selama sekurangnya tiga tahun berturut-turut.

Ketika ditanya mengenai komentarnya mengenai kesuksesan yang telah diraih
ditahun 2006 ini, Rudi Borgenheimer menjawab, "Kesuksesan ini menjadi lebih berarti bagi kami karena berhasil dicapai ditengah situasi ekonomi di Indonesia yang tidak menentu."

Ia juga mengakui efek negatif dari kenaikan harga BBM di akhir 2005 sebesar 150-160% masih sangat terasa sepanjang tahun, membuat sulit bagi industri otomotif untuk menuai pertumbuhan. Seperti tercermin dari penurunan yang signifikan pada angka total penjualan kendaraan di Indonesia pada tahun 2006.

Selanjutnya, ia menyimpulkan: "Tidak bisa disangkal lagi bahwa keberhasilan kami di tahun lalu adalah hasil dari jerih payah seluruh jajaran PT DaimlerChrsyler Indonesia dan testimoni dari keberhasilan kami untuk memastikan merek kendaraan mercedes-Benz selalu mewakili aspek terbaik dari industri otomotif, terutama dari segi produk terbaik dan layanan purna jual yang mumpuni yang akan dapat memastikan bahwa pelanggan PT DaimlerChrsyler Indonesia akan selalu mendapatkan nilai beli
tertinggi dari setiap produk yang mereka beli."

Dari segi pelayanan purna jual sendiri, kembali PT DaimlerChrsyler Indonesia
berhasil mensubstansikan tingkat pelayanan prima yang selalu mereka berikan
kepada para pelanggannya.

Salah satu diler Mercedes-Benz resmi PT DaimlerChrsyler Indonesia yaitu PT.
Kedaung Satrya Motor di Surabaya, kembali berhasil meraih penghargaan sebagai
Dealer Terbaik untuk Pelayanan Purna Jual di Asia Tenggara melalui program
kompetisi Mercedes-Benz Service Excellent Award Program.

Ini adalah suatu prestasi yang membanggakan, karena PT Kedaung berhasil
menyisihkan 75 diler lainnya di Asia Tenggara dan disamping itu keberhasilan
untuk meraih penghargaan ini dua tahun berturut-turut tentunya adalah suatu
pencapaian yang unik dan istimewa.

Mengenai hal ini, Rudi Borgenheimer juga menyampaikan:

"Menurut hemat kami pemenang akhir dari kompetisi ini bukanlah PT Kedaung ataupun DaimlerChrysler Indonesia, melainkan para pelanggan yang pada akhirnya akan mendapat keyakinan bahwa tingkat pelayanan purna jual yang mereka terima bukan hanya setara, tetapi sekaligus satu dari yang terbaik yang bisa didapatkan di region ini dan tingkat pemuasan inilah yang pada akhirnya akan menentukan tingkat keberhasilan PT
DaimlerChrsyler Indonesia sebagai sebuah perusahaan di masa depan."

Prestasi ini tentunya sejalan dengan strategi jangka pendek dan jangka panjang
PT DaimlerChrsyler Indonesia untuk selalu mengasah performanya di bidang
pelayanan purna jual dalam rangka untuk selalu meningkatkan mutu dari
pelayanan kepada para pelanggan kami hargai.

Sebagai bagian dari persiapan PT DaimlerChrsyler Indonesia dalam memperkuat
dominasi Mercedes-Benz di segmen kendaraan premium, perusahaan ini akan
menambahkan beberapa model baru kedalam jajaran produk PT DaimlerChrsyler
Indonesia yang PT DaimlerChrsyler Indonesia harap dapat memperluas cangkupan
dari produk-produk PT DaimlerChrsyler Indonesia, sekaligus untuk menstimulir
pasar kendaraan premium itu sendiri.

Diantara beberapa model yang akan PT DaimlerChrsyler Indonesia perkenalkan
adalah kendaraan GL-Class dan tentunya kendaraan yang telah banyak dibicarakan
dimana-mana, CL-Class, yang juga akan diluncurkan di tahun ini.

Pada saat yang sama, PT DaimlerChrysler Indonesia juga menggelar acara
Mercedes-Benz Cross-Country Experience, dengan tujuan mengundang para jurnalis
untuk mengagumi pesona alami Bali melalui kemewahan khas Mercedes-Benz. Dalam
acara ini beberapa kendaraan GL dan M-Class yang dapat dinikmati oleh para
jurnalis agar mereka memperoleh pengalaman secara langsung dalam mengendarai
kendaraan SUV premium Mercedes-Benz yang mengkombinasikan kemampuan off-road
dengan ciri khas kenyamanan dan keamanan Mercedes-Benz.


Please contact me for further information:

Best Regards,

Mathilda Jeanette
Corporate Communications Officer

PT. DaimlerChrysler Indonesia
Deutsche Bank Bld, 18th Fl.
Jl. Imam Bonjol 80, Jkt 10310

Tel : +6221 30003636
Fax : +6221 30003662
Mobile : +62856 857 8394

mathilda.jeanette@daimlerchrysler.com
www.daimlerchrysler.co.id
www.mercedes-benz.co.id

No comments: