Aug 28, 2007

[Pers] Siaran Pers: Indonesia Terpilih Sebagai Tuan Rumah Ajang Grand Final "Guinness 9 Ball Tour 2007"

Siaran Pers
 
Ricky Yang, satu-satunya pebiliar yang melaju ke babak grand final
 
Jakarta, 29 Agustus 2007 – Indonesia terpilih sebagai tuan rumah kejuaraan biliar se-Asia bertajuk "Guinness 9 Ball Tour 2007". Sebelumnya, babak penyisihan sudah berlangsung di 5 negara, yaitu Jakarta (Indonesia), Kaohsiung (Taiwan), Genting Highland (Malaysia), Singapura, dan Shanghai (China). Sebanyak 10 pebiliar handal akan mempertontonkan kepiawaiannya di Ballroom Grand Hyatt Nusa Dua, Bali. Acara untuk memperebutkan gelar "best of the best" tersebut berlangsung mulai 31 Agustus hingga 2 September 2007 mendatang. Mereka –sesuai peringkat – adalah Yang Ching-Shun (Taiwan), Chang Jung-Lin (Taiwan), Chao Fong-Pang (Taiwan), Ronato Alcano (Filipina), Wu Chia-Ching (Taiwan), Ricky Yang (Indonesia), Ibrahim Amir (Malaysia), Dharminder Singh Lilly (India), Bernard Tey (Singapura) dan Lee Van Corteza (Filipina). Dari sederet pebiliar papan atas yang bakal tampil di Bali itu terdapat tiga juara dunia, yakni Chao Fong-Pang, Wu Chia-Ching dan Ronato Alcano.
 
Para jawara bola sodok papan atas Asia tersebut berharap dapat memenangkan total hadiah uang senilai US$320 ribu, dua kali lipat lebih besar dari nilai di  turnamen tahun sebelumnya. Ini adalah bentuk dukungan kuat dari Guinness yang menjadi penaja utama (main sponsor).  Menurut Brand Manager Guinness Indonesia Tandy Cahyadi, Indonesia dipilih sebagai tuan rumah babak grand final Guinness 9 Ball Tour (G9BT) mengingat negeri ini adalah pangsa pasar terbesar minuman bir hitam tersebut. "Pada 20 April lalu kami gelar pembukaan turnamen di Jakarta, kini kami gelar babak puncak di Bali," tutur Tandy.
 
Glen Manlapaz, Country Manager Guinness Indonesia  menyatakan, "Kami bangga dapat menggelar grand final G9BT di Indonesia. Biliar merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, seperti juga bir Guinness. Kami berharap, sinergi kami dengan ESPN Star Sports dapat menyatukan konsumen dan penggemar biliar untuk bersama-sama menikmati sebuah brand besar dan olahraga yang menyenangkan."
 
Untuk lebih memasyarakatkan dan mendukung pertumbuhan olahraga biliar di Indonesia, Guinness juga telah menyiapkan serangkaian aktivitas menarik. Wujudnya berupa kompetisi lokal berlabel "Guinness Black Challenge" (GBC) yang berlangsung di 4 kota besar di Indonesia, yaitu Medan, Bandung, Surabaya dan Jakarta.
Kompetisi ini berlangsung selama 4  bulan, sejak Mei hingga Agustus 2007. Gelar acara serupa juga berlangsung di 4 negara Asia lainnya. "Pemenang di tiap kota akan mendapatkan kesempatan emas untuk menyaksikan grand final Guinness 9 Ball Tour di Bali dan bermain dengan pemain profesional yang hadir. Celebrity – Pro Player Showdown selama berlangsungnya final di tiap kota juga kami hadirkan dalam event tersebut," jelas Tandy.
 
Di Jakarta, putaran final GBC telah berlangsung pada hari Sabtu (25/8) lalu. Sebanyak 10 pebiliar berhasil masuk ke babak final yang berlangsung di After Hour, Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta. Pebiliar kesohor Ronato Alcano (Filipina) dan Ricky Yang (Indonesia) sebagai ambassador Guinness hadir untuk membuka pertandingan dengan melakukan 1 game Speed Pool. Mereka berdua juga menampilkan Trick Shot serta memberikan Tips & Tricks. Tak ketinggalan, barisan Black Angel Dancers ikut memeriahkan suasana.
 
Deretan pemenang kompetisi GBC di Indonesia adalah Steven Leo dari Markas Pool House (Jakarta),  Vires Susanto (Medan), Gandi Maulana (Bandung) dan Raymond Isham (Surabaya). Selain meraih hadiah "jalan-jalan" ke Pulau Dewata untuk menyaksikan ajang G9BT, masing-masing pemenang mendapatkan 1 unit sepeda motor Thunder yang diracik khusus serta hadiah menarik lainnya.
 
Tentang Guinness
 
Produsen bir hitam nomor satu Guinness® pertama kali meluncurkan produknya pada 1759 di Irlandia.  Kini Guinness telah melintasi 51 negara dengan proses fermentasinya, dan terjual di 150 negara. Sebanyak 10 juta gelas Guinness® yang bercita rasa tinggi dinikmati tiap harinya di seluruh belahan dunia. Dalam perjalanannya, satu kaleng minuman yang memuaskan akan menghantarkan ke kaleng berikutnya. Pada 2009 mendatang, Guinness® akan merayakan 250 tahun kehadirannya sebagai bir hitam berkelas internasional. 
 
Informasi lebih lanjut dapat ditelusuri di:
 
 
Untuk keterangan lebih lanjut silakan hubungi:
 
Momentum/McCann Worldwide
Fitriandini Arif
Mobile: 0815-11918200
E-mail: fitriandini.arif@momentumww.com
 
Radityo Djadjoeri
Mobile: 0817-9802250
E-mail: mediacare@cbn.net.id
 

Guinness 9-Ball Tour is Pool Inspired by Greatness
 
Lampiran Rilis Foto:
 
Caption: Brand Manager Guinness Indonesia Tandy Cahyadi diapit pebiliar asal Indonesia Ricky Yang (kiri) dan Ronato Alcano dari Filipina (kanan)
 
__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[Pers] BUKU HUMOR PALING BERBOBOT

Buku Baru

HUMOR KORUPTOR, Ed Zoelverdi, Penerbit MY ABE 2007, 126 hal.
(Beriisi 56 kisah, pengalaman, perasaan, kritik dan lelucon tentang koruptor yang paling lucu, ditulis secara spesial oleh seorang wartawan senior)

Judul : Humor Koruptor
Editor : Ed Zoelverdi
ISBN : 978-979-26-6517- 8
Hal : 126
Kertas : HVS 80 gram
Sampul : Dolf, 120 gram
Penerbit : MY ABE (My Alumni, Books, and Editors), Jakarta.
Cetakan I : Agustus 2007
Harga Awal : Rp 12.500.
Diskon 30% : Rp 8.750 (Minimal 20 buku) belum termasuk ongkos kirim.
Catatan: Diskon hanya selama bulan September

Pesan :
Andi Mulya, HP 021 6871 3095

Pembayaran :
an. Andi Mulya S.Pd,
Bank Mandiri Cab. Falatehan, Jakarta.
Rekening No : 126 0000 218940


☺My ABE :
Komunitas para alumni untuk membangun masyarakat peduli buku, dan melayani jasa berbagai bentuk penulisan dan penerbitan, baik ilmiah maupun populer. Sejak didirikan bulan 2 Mei 2007, MY ABE telah beranggotakan 50 generasi muda yang berpendidkan sarjana dan pascasarjana, serta peduli pemberdayaan budaya lokal.


____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz


Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/siaran-pers/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/siaran-pers/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:siaran-pers-digest@yahoogroups.com
mailto:siaran-pers-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
siaran-pers-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[Pers] Invitation: Grand Final "Guinness 9 Ball Tour"

Dear Editor,

After five gruelling legs to determine the region's finest pool
masters, Asia's top ten players will arrive to Bali's beautiful
shores for the final showdown to decide who will be the Grand
Champion of the first-ever Guinness 9 Ball Tour Grand Final from
August 31 – September 2.
 
The Grand Final in Bali is the culmination of more than four months
of intense pool competition held over five countries, where players
earn valuable points to finish among the top ten on the Order of
Merit list. The inaugural Grand Final, which offers the total prize
purse of US$70,000, will decide the Tour's first Grand Champion,
who will walk away with the top prize of US$36,000.
 
ESPN STAR Sports is pleased to invite you and/or your journalist to
the event's media conference. Kindly refer to the details below:

WHAT:          
Guinness® 9-Ball Tour Grand Final
 
WHEN:          
August 31 – September 2, 2007
 
TIME:            
1.30pm
 
WHERE:        
Grand Hyatt Bali Nusa Dua, Bali, Indonesia
Tel: +62 36177 1234
 
ESPN STAR Sports, Asia's number one sports broadcaster, dedicates
15 hours of live and exclusive coverage for this thrilling leg.
Telecast of Asia's premier pool competition will be carried LIVE on
STAR Sports with fifteen hours of exhilarating competition from
August 31 – September 2. Broadcast times are as follows:
 
Fri,  31 August, 2007            
from 5.00 pm (HKT) Preliminaries
(3 Matches)
 
Sat, 1 September, 2007             
from 2.00pm (HKT)        
Quarterfinals (4 Matches)
 
Sun, 2 September, 2007       
from 12:00pm (HKT)           
 
Semi-finals & Finals (3 Matches)
(Competition on Friday will start at 5pm; TV Schedules subject to
change without prior notice)

For more information on the Tour, please check out
www.guinness9balltour.com. For the latest schedules and program
information on ESPN STAR Sports, catch us on the net at

Cheers
 
Elgen Kua

Manager (Corporate Communications)
Tel:   +65 62166 034
Fax:  +65 62166 040
Email: KuaE@espnstar.com
 
Address:
151 Lorong Chuan, #03-01 New Tech Park, Singapore 556741
 
 


Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center. __._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Aug 12, 2007

Klarifikasi dari Unilever Indonesia

Produk pasta gigi, sabun dan shampoo Unilever aman digunakan

Sehubungan dengan siaran pers yang dilansir oleh Lembaga Konsumen Jakarta pada 9 Agustus 2007 mengenai pasta gigi, sabun cair dan shampoo yang mengandung formalin, PT Unilever Indonesia Tbk. sebagai produsen Pepsodent, Sunsilk, Lifebuoy dan Clear shampoo memberikan penjelasan yang disampaikan oleh Josef Bataona, Corporate Relations & Human Resources Director PT Unilever Indonesia Tbk., sebagai berikut:

• Sebagai perusahaan yang menempatkan kesehatan dan keselamatan konsumen sebagai prioritas utama, Unilever selalu memastikan bahwa semua produknya aman digunakan, dengan berpegang pada standar yang ditentukan oleh BPOM dan Departemen Kesehatan serta badan berwenang lainnya. Sebelum diluncurkan ke masyarakat, semua produk Unilever juga telah melalui prosedur pengetesan keamanan yang sangat ketat yang dilakukan oleh Unilever Safety & Environmental Assurance Centre (SEAC) di Inggris. Semua prosedur dan proses pengetesan tersebut mengikuti standar internasional.

• Formaldehyde umum dipergunakan dalam jumlah yang sangat kecil di banyak produk kosmetik/perawatan tubuh di seluruh dunia, termasuk sabun, shampo, pasta gigi, dll. Penggunaan formaldehyde dalam produk kosmetik diperbolehkan oleh pemerintah di berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Eropa, Kanada, Afrika Selatan dan juga Indonesia. Apabila dipergunakan dalam batas yang diperbolehkan, formaldehyde aman bagi kesehatan manusia. Fungsinya adalah sebagai bahan pengawet untuk mencegah pertumbuhan kuman di produk-produk tersebut. Kuman dapat merusak produk, terutama di negara beriklim panas, sehingga menjadi tidak aman untuk dipergunakan. Pengawet diperlukan untuk menjaga kondisi produk agar tetap aman dipakai setelah kemasan dibuka.

• Peraturan pemerintah di negara-negara Uni Eropa (EU Cosmetic Directive) dan ASEAN (ASEAN Cosmetic Directive) memperbolehkan penggunaan formaldehyde di dalam pasta gigi sebesar 0.1 % dan untuk produk shampoo dan sabun masing-masing sebesar 0.2 %. Peraturan ini sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia (Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat & Makanan RI No HK.00.05.4.1745, Lampiran III "Daftar zat pengawet yang diizinkan digunakan dalam Kosmetik dengan persyaratan..." no 38 : Formaldehid dan paraformaldehid).

• Pepsodent mengandung formaldehyde sebesar 0,04 % (0,016 % aktif) , atau jauh dibawah batas yang diperbolehkan. Menurut ketentuan BPOM, apabila kandungan formaldehyde di dalam pasta gigi tidak melebihi 0,05 %, tidak perlu mencantumkan tanda peringatan ”mengandung formaldehid” pada penandaan. Sedangkan produk shampo Unilever mengandung formaldehyde sebesar 0,04% (0,04 % aktif) dan produk sabun cair Unilever mengandung formaldehyde 0,1% (0,04% aktif), keduanya berada jauh dibawah batas yang diperbolehkan. (Untuk detail kandungan formaldehyde dalam produk Unilever, lihat lampiran).

• Semua bahan yang dipergunakan di dalam produk Unilever telah diketahui dan disetujui oleh BPOM. Demikian juga halnya dengan dengan kandungan formaldehyde di dalam produk kebersihan Unilever, yang berada jauh di bawah batas yang ditetapkan oleh BPOM sehingga produk-produk ini aman dipergunakan serta efektif.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Leila Djafaar
General Communications Manager
PT Unilever Indonesia Tbk.
Tel : 021 – 5262112 ext 759
Fax : 021 – 5262046
Email : leila.djafaar@unilever.com

Maria D Dwianto
External Communications Manager
PT Unilever Indonesia Tbk.
Tel : 021 – 5262112 ext 818
Fax: 021 – 526 2046
Email: maria-dewantini.dwianto@unilever.com



---------------------------


KANDUNGAN FORMALDEHYDE DALAM PRODUK UNILEVER

Mencakup jenis produk, merek, jenis kandungan formaldehyde dan batas yang diperbolehkan (BPOM, EU & ASEAN Cosmetic Directive)

Pasta Gigi

1. Pepsodent Herbal 0,04 % (0,016 % aktif) 0,1 %
2. Pepsodent Whitening dengan Perlite 0,04 % (0,016 % aktif) 0,1 %
3. Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang 0,04 % (0,016 % aktif) 0,1 %

Sabun

1. Lifebuoy Sabun Cair, Deep Clean Bodywash ActiFresh 0,1 % (0,04 % aktif) 0,2 %

Shampoo

1. Lifebuoy Anti Dandruff 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
2. Lifebuoy Daily Care 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
3. Clear Active Care, Anti Ketombe 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
4. Clear Scalp Oil Control 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
5. Clear Hair Fall Defense 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
6. Sunsilk Strong & Smooth 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
7. Sunsilk Silky Straight 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
8. Sunsilk Clean & Fresh 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %
9. Sunsilk Lasting Black Shine 0,04 % (0,04 % aktif) 0,2 %

Aug 10, 2007

Pasta gigi Formula aman digunakan

FOR IMMEDIATE RELEASE

PERNYATAAN PRODUSEN PASTA GIGI FORMULA
PT. ULTRA PRIMA ABADI



Untuk menjawab pemberitaan-pemberitaan media massa berkaitan dengan informasi yang dikeluarkan oleh Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ), yaitu ditemukannya kandungan formalin pada produk pasta gigi Formula dan dimuat pada:
• Kompas edisi 10 Agustus 2007
• Rakyat Merdeka edisi 10 Agustus 2007
• Jurnal Nasional edisi 10 Agustus 2007
• Indo Pos edisi 10 Agustus 2007
• Harian Non Stop edisi 10 Agustus 2007

Maka kami, PT. Ultra Prima Abadi selaku pihak produsen pasta gigi Formula, merespon untuk meredam keresahan masyarakat yang mungkin timbul akibat pemberitaan-pemberitaan tersebut.

Merupakan suatu bentuk komitmen PT. Ultra Prima Abadi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dan aman bagi para konsumennya. Oleh karena itu, kami mempunyai sistem jaminan mutu (Quality Assurance) yang cermat bagi setiap produk yang dihasilkan oleh PT. Ultra Prima Abadi, tak terkecuali untuk produk pasta gigi Formula.

Bagi kami faktor keamanan merupakan salah satu faktor signifikan dalam proses produksi, sehingga kami selalu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga setiap produk kami aman untuk digunakan.

Seperti yang telah diketahui, BPOM mempunyai standar aturan batas penggunaan formaldehyde (atau yang biasa dikenal formalin) yang aman digunakan, yaitu maksimal 0,10 % bagi kepentingan Higiene mulut. Hal ini merujuk pada Keputusan Kepala BPOM No. HK.00.05.4.1745, tertanggal 05 Mei 2003.

Formaldehyde yang biasa digunakan dalam pasta gigi berfungsi sebagai bahan untuk mencegah pertumbuhan kuman di pasta gigi, sehingga meskipun kemasan produk telah dibuka, pasta gigi tetap aman digunakan.

Kandungan formaldehyde yang terdapat pada Pasta Gigi Formula Aksi Putih dan Aksi Proteksi hanya sebesar 0,05%. Kandungan tersebut masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan oleh BPOM. Maka Pasta Gigi Formula Aksi Putih dan Aksi Proteksi:

AMAN UNTUK DIGUNAKAN

Prioritas kami adalah mengutamakan keamanan, ketenangan hati dan pikiran konsumen dalam menggunakan semua produk yang dihasilkan PT. Ultra Prima Abadi, termasuk Pasta Gigi Formula.

Jika ada hal-hal yang masih membutuhkan konfirmasi atau informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

Yuna Eka Kristina Chicha
Public Relations PR Consultant
OT Group 3x3 brand & com
Plaza Kelapa Dua lt.2
Arteri Kelapa Dua no.29
Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Phone: 021- 5365 2121
Mobile: 0819 3241 8994
Mobile: 0811 85 7046
Bebas Pulsa: 0800-10-77777

Email: tigakalitiga@indosat.net.id

Email: pr@orangtua.co.id
Web Site: www.ot.co.id

Aug 8, 2007

"Stop Pembakaran dan Pemusnahan Buku Sejarah"

From: Sekretariat AJI
E-mail: sekretariatnya_aji@yahoo.com


ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI)

Nomor: 022/AJI-Adv/Siaran/VIII/2007
Perihal: Siaran Pers untuk disiarkan

Siaran Pers

URGENT : STOP Pembakaran dan Pemusnahan Buku Sejarah




Aliansi Jurnalis Independen (AJI) MENGUTUK KERAS tindakan pembakaran buku sejarah yang dilakukan aparat pemerintah di sejumlah kota di Indonesia. Seperti tampak pada rekaman berita SCTV yang disiarkan dalam ajang pertemuan peminat sejarah dan jurnalis di Taman Ismail Marzuki (7/8), aparat kejaksaan dan pegawai negeri di kota Semarang dan Samarinda sedang membakar buku. SCTV merekam gambar aparat pemerintah menghancurkan, membakar dan merobek-robek buku sejarah yang sebagian isinya dinilai "tidak benar". Yakni diantaranya karena tidak memuat tulisan "G-30-S/PKI" , melainkan hanya menulis "G-30-S" (tanpa PKI) pada tulisan peristiwa Gerakan 30 September 1965 di Indonesia.

Penyitaan buku sejarah kurikulum 2004 didasarkan pada Surat Keputusan Kejaksaan Agung Nomor 019/A-JA/10/ 2007 tanggal 5 Maret 2007 tentang pelarangan buku sejarah tahun 2004 dan Surat Perintah Kejaksaan Agung Nomor Ins. 003/A-JA/03/ 2007 tentang instruksi penarikan buku sejarah kurikulum 2004 dari wilayah Indonesia. Padahal buku sejarah itu ditulis dan diterbitkan oleh sejarawan dan perusahaan yang jelas dan bertanggung jawab. Buku-buku itu juga disusun berdasarkan kurikulum 2004, dimana pemerintah ikut bertanggung jawab karena dalam kurikulum tidak mengatakan harus menyebut G30S/PKI.

SK pelarangan Kejakgung ini kemudian dieksekusi oleh kantor-kantor kejaksaan negeri (Kejari) di sejumlah kota. Kejaksaan Negeri Kota Depok misalnya telah memusnahkan 1.247 buku sejarah kurikulum 2004 hasil penyitaan dari lima SMP dan tiga SMA di wilayah Depok. Demonstrasi pemusnahan buku sejarah itu dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Depok Bambang Bachtiar, Walikota Depok Nurmahmudi Ismail, dan Kepala Dinas Pendidikan Depok Asep Roswanda dengan cara dibakar.

AJI menilai penyitaaan dan pembakaran buku-buku pendidikan yang "tidak sesuai dengan selera penguasa" merupakan bentuk kebodohan struktural dan vandalisme yang nyata. Tindakan itu juga bertentangan dengan hak-hak dasar warga negara seperti kebebasan menyatakan pikiran dan pendapat (secara lisan/tulisan), juga kebebasan memperoleh, memiliki, dan mengolah informasi (Pasal 28E dan 28F, UUD 1945).

Sederet tokoh seperti Asvi Warman Adam (sejarawan), Goenawan Mohammad (jurnalis dan penulis), Franz Magnis Suseno (dosen ilmu filsafat), Ariel Heryanto (kolumnis dan dosen ilmu politik), Marco Kusumawijaya (arsitek/ketua DKJ), Ganjar Pranowo (politisi PDI-P), M Ridha Saleh (Komnas HAM), Setia Dharma Madjid (ketua IKAPI), dan banyak lagi, sebelumnya telah memprotes tindakan perampasan dan pemusnahan buku sejarah kurikulum 2004 oleh aparat Kejaksaan Negeri (Kejari).

AJI mengutuk penyitaan buku dari sekolah-sekolah, karena tindakan itu merupakan teror terhadap dunia pendidikan, sama dengan memberangus isi pikiran seseorang, menyerimpung kebebasan pendapat dan kebebasan akademik yang dijamin Konstitusi.

AJI mengecam tindakan penggerebekan terhadap kantor penerbit buku sejarah 2004 seperti halnya pemberangusan terhadap bandar narkoba. Tindakan yang mengklaim sebagai nasionalis dan anti-komunis itu sejatinya telah meniru cara pemberangusan buku ala rejim komunis di Cina atau tokoh penguasa fasis seperti Mussolini dan Adolf Hitler yang membakar buku-buku di Berlin pada masa Perang Dunia Pertama.

AJI menilai negara telah melanggar hak warga negara untuk mendapat informasi dan melanggar hak warga negara untuk memperoleh pendidikan secara demokratais dan manusiawi. Pada saatnya, bukan tidak mungkin negara akan memberangus kebebasan berpikir dan mungkin kebebasan pers.

Untuk itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan sikap sbb :

Meminta Presiden RI agar menegur aparatur pemerintah terkait agar tidak melakukan tindakan represif-inkonstitu sional, yang tidak mencerminkan citra pemerintahan yang demokratis dan mampu melindungi hak-hak dasar warga negara.

Menuntut Kejaksaan Agung RI berikut aparat di bawahnya untuk menghentikan tindakan penyitaan dan pembakaran buku pelajaran sejarah secara demonstratif dan tidak manusiawi, serta mencabut Surat Keputusan tentang pelarangan buku sejarah nasional yang "tidak sesuai dengan selera penguasa".

Mengajak jurnalis dan kalangan masyarakat Indonesia untuk kembali kepada falsafah negara Pancasila, semangat Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945 yang telah terbukti menyatukan bangsa, mengakui dan melindungi perbedaan, serta mengakui demokrasi sebagai sistem pemerintahan negara Indonesia.




Jakarta, 8 Agustus 2007


Ketua Umum

Heru Hendratmoko


Koordinator Divisi Advokasi


Eko Maryadi