Feb 28, 2008

Bincang-Bincang Natur-E: “Mencari sosok pemberi inspirasi, pentingkah?”

Bertempat di The Buffet yang berlokasi di Mal Ciputra Jakarta, Natur-E pada hari Rabu (27/2) menggelar acara bincang-bincang bertajuk: "Pentingkah mencari sosok pemberi inspirasi?" Dengan pemandu acara Madina Wowor, Natur-E menghadirkan pembicara tamu Okky Asokawati (praktisi pengembangan kepribadian), dan artis Sandra Dewi yang didampingi oleh Ibu kandungnya.

"Acara bincang-bincang yang kami gelar kali ini mengangkat topik tentang sosok pemberi inspirasi, khususnya dalam ruang kehidupan kaum perempuan. Bagi sebagian kaum perempuan, adanya sosok yang jadi panutan dan yang memberikan inspirasi dalam mengarungi jeram kehidupan, diyakini dapat menjadi sumber semangat bagi kita untuk menjalani hidup ke arah yang lebih positif," tutur Inge Meliana, Brand Manager Natur-E.

Menurut Inge, masing-masing orang memiliki sosok inspirasi yang berbeda. Bisa saja dia adalah sang Ibu atau sang Ayah yang memberikan pancaran kasih sayang kepada buah hatinya. Atau dia adalah salah seorang kerabat dekat, guru, sahabat, pacar, suami, atau mungkin atasan di tempat kerja, dan lainnya. Dari segi kuantitas, lamanya frekuensi perjumpaan dengan seseorang tak menjamin sosok tersebut menjadi inspirator bagi diri kita. Yang paling utama adalah kualitas dari interaksi di antara mereka melalui curah gagasan, rasa saling percaya, dan penghargaan pada aktualisasi diri.

Sebagai salah satu contoh adalah pengalaman Brand Ambassador Natur-E Nadya Hutagalung, yang pada acara bincang-bincang kali ini berhalangan hadir karena kesibukannya yang amat padat di luar negeri. "Ibu saya, Dianne, adalah sumber inspirasi saya sejak kecil. Beliau sangat kreatif dalam memasak maupun melukis. Bahkan sampai saat ini ia masih memiliki waktu dan semangat untuk menjalankan bisnisnya sendiri," tutur mantan VJ MTV ini. "Kapan pun ada sesuatu yang tak saya mengerti, saya tahu bisa dapat jawabannya dari Ibu, karena beliau punya pengetahuan yang luas mengenai apapun," imbuh Nadya.

"Salah satu memori bersama Ibu yang takkan terlupakan dan menjadi inspirasi saya sampai sekarang adalah saat kita bekerja berbulan-bulan bersama untuk membuat suatu pameran seni karya di tahun 2005. Saat itu terasa sekali kita berdua mempunyai ikatan yang kuat," kenangnya.

Dalam acara bincang-bincang ini, Okky Asokawati menjabarkan siapa sajakah yang bisa menjadi inspirator (pemberi inspirasi) buat kita. Ia juga akan memaparkan sisi positifnya bagi kita, bagaimana memilih inspirasi yang baik, apakah inspirator dapat menjadi motivator kita untuk ke arah yang lebih baik, dan apa saja yang bisa didapatkan dari inspirator (pengetahuan, pengalaman, dan lainnya).

Artis Sandra Dewi yang sedang naik daun dihadirkan untuk mewakili kaum perempuan Indonesia dengan pemikiran modern, serta punya segudang prestasi khususnya dalam seni peran. Sandra kini mulai dikenal namanya, dan ia punya peluang besar sebagai artis papan atas Indonesia. Sandra mempunyai sosok yang menjadi inspirasinya, ia juga menjadi sumber inspirasi bagi kaum perempuan lain untuk bisa mencetak prestasi seperti dirinya, apapun itu profesinya.

Menurut Okky Asokawati, berbicara mengenai inspirasi bagi seseorang, sama halnya kita berbicara mengenai proses pencapaian identitas diri. "Karena di dalam prosesnya tersebut, seseorang perlu memiliki tokoh panutan atau yang saat ini popular dengan sebutan inspirator. Secara singkat, perkembangan identitas diri ini merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan waktu yang panjang," jelas Okky. "Untuk itu diperlukan lingkungan maupun tokoh inspirasional yang dapat membantu proses pembentukan identitas diri," tambahnya.

Berlandaskan pada teori, proses untuk mencapai identitas diri dipengaruhi oleh:
1. Perkembangan kognitif; 2. Hubungan dengan orang tua; 3. Pengalaman diluar rumah/sosialisasi; 4. Konteks budaya yang lebih luas

Yang dapat dijadikan sebagai tokoh identifikasi/inspirasional adalah orang tua, teman maupun tokoh-tokoh yang hidup di negara lain. Tokoh identifikasi sangat diperlukan untuk mencapai identitas diri. Karena hal itu akan mempengaruhi konsep dirinya: Siapa aku?. Untuk itu disarankan untuk memilih tokoh inspirasional yang tidak terlalu jauh perbedaannya dengan diri sendiri. Karena dapat mengganggu proses identifikasi tersebut. Adapun hal-hal yang dapat bisa didapatkan dari inspirator adalah dimensi fisik; psikis: sosial maupun spiritual.

Sebagai penutup Okky memaparkan bahwa proses identifikasi diri adalah suatu proses yang sifatnya lebih psikologis, abstrak dan terintegrasi. Proses ini akan berlangsung cukup lama sesuai dengan peran-peran dalam tahap perkembangan hidup seseorang. "Oleh sebab itu usaha-usaha untuk mencapai identifikasi diri yang positif perlu didukung," jelas Okky.

Program Bincang-Bincang Natur-E kali ini terkait erat dengan ajang kompetisi berskala nasional bertajuk "Natur-E Women's Moment" yang akan digelar selama 5 bulan, mulai Februari hingga Juni 2008 di berbagai kota besar di Indonesia. Brand Ambassador Natur-E Nadya Hutagalung akan hadir dalam acara puncak "Natur-E Camp" yang berlangsung di Pulau Dewata.

Acara ini terselenggara atas kerja sama Natur-E dengan Garuda Indonesia, Hard Rock Hotel Bali, dan Jaringan Delta Female Indonesia (JDFI).

Untuk keterangan lebih lanjut silakan hubungi:

Rasya/Andira Moechtar
Momentum Worldwide
t: (021) 529-06501 Ext. 6008
mobile: 62-818-163567
e: andira.moechtar@momentumww.com

Radityo Djadjoeri
Bizzcomm
t: (021) 790-2806
mobile: 0817-9802250
e: mediacare@cbn.net.id, mediacare@yahoo.com



Be Natural with Natur-E

No comments: