Feb 18, 2008

Diskusi: Pengaruh Presiden Baru AS terhadap Kebijakan Luar Negerinya termasuk Indonesia

Dengan hormat,
Pemilihan Presiden di Amerika Serikat terus berkembang semakin seru. Para bakal calon presiden dari kedua partai terbesar negeri adikuasa itu, Partai Demokrat dan Partai Republik, telah berkampanye tentang berbagai soal dan tawaran kebijakan, dalam dan luar negeri.
Tampaknya, baik dari kaukus partai maupun pemilihan awal, siapa calon yang bakal bertanding November nanti sudah semakin jelas (Hillary Clinton atau Barack Obama dari Partai Demokrat, melawan John McCain atau Mike Huckabee dari Partai Republik). Bagaimana pengaruh presiden baru AS nanti terhadap kebijakan luar negeri AS adalah salah satu topik diskusi yang menarik.
Untuk itu, Freedom Institute mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam diskusi bersama pembicara tamu kami, Dr. Michael Hannahan*), Direktur University of Massachusetts Civic Initiative, pada:
Hari : Rabu, 20 Februari 2008
Jam : 14.00 – selesai
Tempat : Kantor Freedom Institute
Jalan Irian No. 8, Menteng, Jakarta
Untuk konfirmasi kehadiran dapat menghubungi Sdri. Tata di nomor telepon 319-09226 dan email tata@freedom-institute.org.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Hormat kami,
Dr. Rizal Mallarangeng
Direktur Eksekutif
*) Dr. Hannahan mengajar di University of Massachusetts untuk mata kuliah Pemikiran Politik Amerika, Pendanaan Kampanye, dan Kampanye Politik Modern. Dia banyak meneliti tentang pengaruh kampanye melalui direct mail dan telepon. Dia pernah bekerja untuk beberapa partai politik, menjadi manajer kampanye, konsultan politik, serta menjadi penasihat senior bagi
seorang gubernur di Massachusetts.

No comments: